BAGI SLB B Pertiwi Mojokerto, semarak HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar sebagai perayaan biasa. Melainkan dijadikan sebagai momen spesial mengenang sejarah yang telah membentuk identitas dan jati diri bangsa Indonesia.
Rabu (21/8) lalu, lembaga pendidikan tersebut menggelar karnaval dan lomba kostum unik yang diikuti para siswa, wali murid, hingga guru TK-SMA SLB B. Mereka mengenakan beragam kostum kreatif yang dibuat dari bahan daur ulang plastik dengan tema merah dan putih.
”Kegiatan ini menjadi cerminan generasi penerus bangsa untuk bisa meneruskan perjuangan para pahlawan. Sekaligus memaknai kemerdekaan dalam tindakan nyata yang membawa manfaat bagi bangsa,” kata Kepala SLB B Pertiwi Mojokerto Aminah Indriyati.
Lomba karnaval ini juga dihadiri Ketua Yayasan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Mojokerto Dewi Ratnawati Gaguk Tri Prasetya. Indri menyebut sebelumnya SLB B Pertiwi Kota Mojokerto juga menggelar berbagai rangkaian lomba.
”Selasa hingga Kamis lalu (13-15/8), kami sudah melaksanakan lomba meriah. Seperti lomba contong air dan kerupuk tali, lomba estafet dan ceprot air, lomba estafet tepung, serta kursi berjoget," bebernya.
Dia berharap, melalui kegiatan dalam rangka menyemarakkan kemerdekaan ini, seluruh warga SLB B Pertiwi Mojokerto mampu menguatkan komitmen akan perubahan yang berkelanjutan.
Mulai dari perubahan pola pikir dan sikap positif, membangun sekolah ramah anak dan inklusif, serta menciptakan suasana menyenangkan yang berpihak pada anak.
”Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Gaguk Tri Prasetyo (sekdakot) dan Bu Gaguk, selaku ketua yayasan, kami karena telah membersamai dan selalu mengupayakan agar siswa-siswi SLB B mempunyai tempat yang layak,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi