BUPATI Mojokerto Ikfina Fahmawati menghadiri giat simposium Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Rabu (7/8).
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ikfina menegaskan target yang ingin dicapai dari program tersebut adalah anak yang gemar belajar dengan sendirinya.
Karena pada penerapan transisi PAUD-SD yang menyenangkan, para orang tua dan pengajar diharuskan menggunakan pendekatan pengajaran yang menyenangkan, menarik bagi anak usia dini, dan tidak bersifat memaksa.
Sehingga proses belajar menjadi hal yang tidak bisa dilepaskan oleh mereka. ’’Pada masa transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, targetnya cuma satu yaitu anak suka belajar. Jadi orang tua tidak susah-susah menyuruh, namun anaknya sendiri yang ingin belajar,’’ ujarnya.
Bupati Ikfina juga membahas terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mojokerto dari sektor pendidikan yang terus diperbaiki.
Diketahui, Indikator peningkatan SDM adalah IPM itu sendiri, yang terdiri dari 3 komponen, yaitu sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi (daya beli).
Untuk meningkatkan sektor pendidikan, langkah konkret yang akan diambil Pemkab Mojokerto kedepannya adalah memberikan beasiswa bagi para guru yang belum mencapai pendidikan tingkat tinggi strata 1 (S1) pada bidang masing-masing.
’’Dua tahun ini kita telah memberikan program beasiswa untuk anak-anak kita yang berprestasi. Tahun depan kita akan utamakan beasiswa bagi para guru yang belum S-1 sesuai bidangnya, mengingat hampir 50 persen ASN kita adalah pendidik,’’ beber Bupati Ikfina.
Acara simposium yang digelar pada Rabu (7/8) pagi itu diikuti oleh Bunda PAUD Kecamatan se-kabupaten Mojokerto dan Guru Penggerak se-kabupaten Mojokerto. Acara juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono sebagai inisiator dan Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Timur serta Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur.
Acara juga disiarkan langsung melalui platform YouTube oleh Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia UNESCO (KNIU) dan Ketua Umum Asosiasi Widyaprada Indonesia (AWI). (bas/fen)
Editor : Imron Arlado