Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sekolah Mulai Sambut Tahun Ajaran Baru, Pastikan Tak Ada Perpeloncoan

Rizal Amrulloh • Sabtu, 13 Juli 2024 | 20:05 WIB
PERDANA: Peserta didik baru SMPN 4 Mojokerto menerima ID card yang akan dipakai saat pelaksanaan MPLS pada Senin (15/7).
PERDANA: Peserta didik baru SMPN 4 Mojokerto menerima ID card yang akan dipakai saat pelaksanaan MPLS pada Senin (15/7).

KOTA - Lembaga pendidikan di Kota Mojokerto mulai mempersiapkan diri untuk menyambut tahun ajaran baru 2024/2025. Kemarin (12/7), sejumlah sekolah melakukan bersih-bersih lingkungan hingga ruang kelas yang akan ditempati peserta didik baru yang mulai masuk Senin (15/7) lusa.

Salah satunya di SMPN 4 Mojokerto yang menggelar pra masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Jumat (12/7). Sebanyak 257 siswa baru dari 8 rombongan belajar (rombel) dihadirkan di sekolah sebagai persiapan awal jelang tahun ajaran baru.

”Tujuannya, biar anak-anak melihat dan tahu kelas masing-masing,” terang Zainal Arifin Waka Kesiswaan SMPN 4 Mojokerto.

Selain itu, seluruh siswa yang diterima dari hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024 juga melaksanakan gladi bersih upacara.

Karena sesuai jadwal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto, pelaksanaan MPLS jenjang SMP digulirkan mulai tanggal 15, 16, dan 17 Juli.

Selama tiga hari, Zainal menyebut peserta didik baru akan dikenalkan dengan lingkungan yang di sekolah. Baik ruang kelas hingga fasilitas pendukung pendidikan lainnya.

Salah satunya temporary museum yang menyimpan koleksi benda bersejarah, mulai dari topeng panji, keris, hingga wayang. ”Termasuk UKS hingga lapangan olahraga kami kenalkan ke peserta didik,” sebutnya.

Dalam pelaksanaannya, MPLS akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah. Meski melibatkan OSIS, Zainal menegaskan, tidak ada praktik perpeloncoan.

Karena peserta didik hanya diajak untuk kegiatan yang bersifat edukatif dan menyenangkan. ”Sudah kami breifing agar tidak ada perpeloncoan, kakak kelas hanya mendampingi saja. Karena MPLS sekadar untuk having fun biar mereka memperkenalkan diri sambil bersenang-senang,” pungkas dia. (ram/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#mpls 2024 #peserta didik baru #Dikbud Kota Mojokerto #smpn 4 kota mojokerto #perpeloncoan