SEMENTARA itu, Kepala Bagian SMK Tamansiswa Mojokerto Willibrordus Widya Christanto mengungkapkan, pihaknya juga mengembangkan kendaraan listrik roda tiga. ’’Kita ingin inovasi ini dapat dirasakan masyarakat Kota Mojokerto,’’ ungkapnya.
Jenis kendaraan itu yakni gerobak listrik. Lebih dalam lagi kegunaannya sebagai kendaraan pengangkut sampah. ’’Kita ingin inovasi ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,’’ tambah Willi-panggilan akrab Ki Willibrordus kepada Jawa Pos Radar Mojokerto.
Masih kata Willi, dirinya mengaku jika suara kendaraan pengangkut sampah yang beredar sekara ini sangat bising karena suara mesinnya. Jika memakai kendaraan gerobak listrik suara bising akan hilang. ’’Gerobak sampah yang sekarang ini, suara mesin sangat menggangu. Apalagi saat lewat rumah pagi hari. Jika pakai gerobak listrik bakal tak ada suara bising,’’ ceritanya.
Pihaknya berharap, adanya ide inovasi ini direspons Pemerintah Kota Mojokerto untuk mengembangkan gerobak listrik. (rif/fen)
Editor : Fendy Hermansyah