SMA Negeri 3 Mojokerto merayakan Idul Adha 1445 Hijriah dengan memotong satu ekor sapi dan dua ekor kambing.
Gema takbir berkumandang mengiringi penyembelihan hewan kurban yang digelar di lapangan sekolah tersebut, Senin (17/6).
Sebelumnya, seluruh warga SMAN 3 Mojokerto melaksanakan salat id berjamaah. Kemudian mereka menyimak khotbah dari Ustad Decka Vertian, perwakilan dari Kantor Kemenag Kota Mojokerto.
Kepala SMAN 3 Mojokerto Syamsul Muarifin mengatakan, salat id berjamaah dan penyembelihan kurban ini sebagai wujud pelaksanaan rangkaian ibadah bersama yang dilaksanakan keluarga besar SMAN 3 Mojokerto.
”Idul Adha adalah salah satu perayaan penting dalam agama Islam, memberikan kesempatan bagi sekolah untuk mengajarkan nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan solidaritas kepada para siswa. Melalui pemahaman dan perayaan Idul Adha di sekolah, siswa dapat belajar tentang makna di balik hari raya ini,” katanya.
Adapun daging kurban yang telah disembelih kemudian dibagikan ke siswa maupun guru yang membutuhkan.
Menurut Syamsul, melalui semangat kurban tersebut, keluarga besar SMAN 3 Mojokerto senantiasa diberikan keberkahan dalam segala aspek kehidupan.
”Makna berkurban bagian dari rasa kepedulian mengingatkan kita untuk terus berbagi kepada sesama, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT,” papar dia.
Tak lupa, melalui momen Idul Adha tersebut ia mengajak agar tetap meningkatkan kualitas pendidikan dengan semangat yang sama, seperti semangat dalam berkurban. Yaitu, semangat untuk mengabdikan diri dan berbuat kebaikan.
”Sebagai pembelajaran pula, hari raya kurban adalah momentum para siswa melatih diri untuk bisa berbagi terhadap sesama saudara-saudara dengan latar belakang apa pun agamanya. Sekaligus sebagai bentuk toleransi umat beragama di negara kita,” pungkas Syamsul. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi