PROSESI purnawiyata SMK Muhammadiyah 3 (Mutia) Ngoro Mojokerto diselimuti dengan momen bangga sekaligus penuh motivasi.
Rabu (12/6) kemarin, seratus lebih siswa diwisuda dan mendapatkan seminar pembangkit semangat sebagai bekal terakhir untuk kelulusan mereka.
Berlangsung di Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, sebanyak 165 wisudawan angkatan ke-IX ini mendapatkan secercah motivasi dari Rektor Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) Dr. Hidayatullah, M.Si.
Dia menyatakan, SMK Mutia adalah sekolah yang memiliki progres terbaik, yaitu lembaga pendidikan Muhammadiyah dengan kategori Best Practices di Jawa Timur.
’’Sebagai lulusan dari SMK Mutia, diharapkan anak-anak bisa meneladani pernyataan almarhum Prof Malik Fajar. Bahwasanya, kita boleh tidak punya apa-apa, tetapi tidak boleh tidak punya cita-cita,’’ ungkapnya.
Tak hanya itu, momen berharga tersebut juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan penting seperti, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Mojokerto Nur Hadi, Pemimpin Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Ngoro Solamin, serta Pembina Yayasan Nurul Azhar Moh. Mirdasy, S.Ip.
Baca Juga: Ini Cara Briptu Dila Agar sang Buah Hati Tetap Minum ASI
Kegiatan itu kian terasa menyenangkan dengan penampilan hiburan dari pelawak Cak Yudho Cs.
Kemudian, Kepala SMK Mutia Ngoro Mojokerto Ednan Rudianto secara langsung melakukan prosesi wisuda kepada satu per satu siswa secara bergantian. Adapun, setelahnya acara ditutup dengan pemberian beragam apresiasi membanggakan dari siswa maupun guru.
Pemberian apresiasi tersebut meliputi, penghargaan kepada wisudawan terbaik, pengumuman sekaligus penghargaan kepada 8 siswa yang mendapat beasiswa kuliah, magang dan kerja keluar negeri (Jerman, Jepang, dan Timur Tengah).
Selain itu, terdapat pula pemberian apresiasi Guru Berprestasi dengan grade penilaian Kinerja A+.
’’Pemberian apresiasi kepada guru ini, wujudnya berupa beasiswa 100 persen. Ada empat orang yang melanjutkan studi S2 dan berkesempatan untuk study tour ke luar negeri,’’ jelas Ednan.
Sedang untuk purnawiyata ini, Ednan berpesan kepada anak-anak yang telah dinyatakan lulus, agar terus menjadi seseorang yang baik dan sukses. Dia menegaskan kepada para lulusan, hanya ada dua pilihan yang bisa dijalani mereka setelah diwisuda ini.
’’Kalau ingin masa depan mudah, maka harus mau melakukan hal-hal yang sulit di masa muda ini. Yang kedua, kalau ingin masa depannya sulit, maka lakukanlah dengan hal-hal enak pada masa muda ini. Karena jika kita sudah berupaya sejak sekarang, insyaallah hasilnya akan berbuah manis pada masa mendatang nanti,’’ tandasnya. (oce/fen/adv)