HARI yang dinanti-nanti siswa kelas IX MTsN 1 Mojokerto akhirnya tiba. Mereka telah menyelesaikan masa belajar selama tiga tahun dan siap melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Wisuda kemarin (11/6), menjadi momen yang sangat berarti bagi para siswa angkatan ke-43 tersebut. Dalam kesempatan kali ini, diumumkan seluruh peserta didik kelas IX lulus 100 persen dengan total sejumlah 288 siswa.
Disampaikan juga, 86 persen dari lulusan tahun ini telah dinyatakan diterima lembaga pendidikan SMA/K/MA negeri.
’’Sisanya, 14 orang siswa kami melanjutkan pendidikan menengah ke atas di lembaga swasta ternama. Ada yang masuk SMA, SMK, MAN atau pondok,’’ kata Kepala MTsN 1 Mojokerto Nur Kholis.
Sumbangsih para peserta didik ini juga turut membawa nama MTsN 1 Mojokerto kian harum di kalangan masyarakat.
Buktinya, sepanjang 2023, sebanyak 184 prestasi berhasil diukir tingkat kabupaten, provinsi, nasional dan internasional sepanjang 2023. ’’Kalian harus melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.
Jaga diri, nama baik madrasah. Mewakili bapak dan ibu guru, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas hal yang kurang berkenan.
Kami menyerahkan kembali putra putri kepada orang tua untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,’’ pesannya saat prosesi purnawiyata tersebut.
Sesi berikutnya, ada pula penyerahan hadiah kepada peserta didik berprestasi kelas IX tahun pelajaran 2022/2023. Baik di bidang akademik maupun nonakademik yang telah berkompetisi di tingkat regional maupun nasional.
Rinciannya, kategori peserta didik teladan putri, Ajeng Mahardika Putri Khoiron; peserta didik teladan putra, Muhammad Ramadhani; peringkat 1 peserta didik berprestasi diraih Wanda Revamoza Abrilliant; peringkat 2 peserta didik berprestasi diraih Rizky Langit Ramadhan; peringkat 1 nilai terbaik Asesmen Madrasah diperoleh Amy Keyza Nur Wakilla; peringkat 1 paralel kelas IX diraih Naroaji Suwardana Rusadi; serta peringkat 1 program unggulan kelas Tachfidz diraih Marvel Reyhan Maulianza (berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an sebanyak 8 Juz).
Pihaknya menyatakan, MTsN 1 Mojokerto berkomitmen terus mencetak siswa siswiyang unggul dan berkarakter. Utamanya, melahirkan lulusan tahfidz.
Itu diterapkan setiap proses penerimaan peserta didik baru setiap tahunnya.
’’Tahun ini, gelombang satu dan dua jumlah pendaftarnya mencapai 559 orang, namun yang kami terima hanya 320 orang,’’ bebernya.
Sedianya, dari 320 siswa yang telah diterima ini akan dibagi menjadi beberapa kelompok kelas. Meliputi, kelompok kelas tahfidz, dua kelas multimedia, dan tujuh kelas reguler.
’’Dari kelas multimedia dan reguler ini, nantinya juga akan disaring lagi untuk dibentuk ke kelas SKS, yang mana masa tempuh pendidikannya hanya dua tahun,’’ ucap Nur Kholis.
Prosesi purnawiyata juga berlangsung semarak dengan kehadiran Kepala Kankemenag Kabupaten Mojokerto Muttakin.
Pihaknya mengucapkan selamat dan sukses kepada keluarga besar MTsN 1 Mojokerto atas dedikasinya dalam menyelenggarakan pendidikan.
’’Haflah ini sebagai bentuk pertanggungjawaban madrasah kepada orang tua dan media silaturahmi. Oleh karenanya, anak-anak, kalian juga harus melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi. Wisuda ini merupakan langkah awal setelah lulus di jenjang pendidikan dasar,’’ harapnya.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah itu disemarakkan dengan penampilan menyanyi dari tiap perwakilan kelas.
Kekhidmatan juga tetap terasa mengiringi hingga acara ditutup dengan doa bersama. (oce/fen/adv)
Editor : Imron Arlado