LANGKAH SD Negeri Kranggan 1, Kota Mojokerto menuju sekolah adiwiyata mandiri tak diragukan lagi. Diwujudkan melalui berbagai program pendidikan yang dijalankan dan didukung budaya lingkungan sehat, bersih dan asri.
Sejumlah persiapan diimplementasikan menuju adiwiyata mandiri salah satunya melalui Bank Sampah Cendekia. Program ini dirintis untuk mengajarkan siswa dalam memilah dan memilih sampah berdasarkan jenisnya. Hal tersebut sekaligus mengedukasi siswa bahwa sampah juga memiliki nilai ekonomis.
”Setiap jam istirahat, seluruh siswa menyetorkan sampah berdasarkan jenisnya ke bank sampah. Hasilnya ditukar setiap sebulan sekali untuk uang saku mereka,” kata Kepala SDN Kranggan 1, Kota Mojokerto, N. Chania Zamzani, kemarin.
Sedangkan sampah bekas makanan diolah menjadi pupuk kompos dan dimanfaatkan menyuburkan tanaman di lingkungan sekolah.
Penerapan konservasi energi di sekolah juga digalakkan. Seperti hemat air hingga energi listrik. Pengelolaan air bekas wudu dialirkan dan ditampung ke kolam ikan. Sementara pemakaian lampu tenaga surya dikelola mengurangi penggunaan energi listrik di siang hari.
”Kita juga punya inovasi membuat sabun cuci tangan sendiri dari lidah buaya dan keripik bayam brazil yang ditanam di sekolah. Hasilnya dikonsumsi warga sekolah sendiri,” jelas Zamzani.
Selebihnya sekolah mencanangkan kantin sehat bagi siswa. Kemasan menu makanan dan minuman higienis dan bebas plastik.
”Dari tahun lalu kita juga mengusung program Sarsewan (sarapan sehat bersama kawan),” jelasnya dia. Program ini digelar setiap Jumat Legi.
Siswa membawa bekal dari rumah dan melakukan kampanye minum susu bersama untuk pemenuhan gizi. Belakangana SD Negeri 1 Kranggan andil dalam mengampanyekan aksi peduli lingkungan pada kalangan umum.
Setiap peringatan hari lingkungan, sejumlah kegiatan digelar. Seperti tabur benih lele, pawai bersama menggunakan baju dari bahan daur ulang, membersihkan sungai, hingga reboisasi.
”Kami memiliki dua sekolah binaan program adiwiyata imbas menuju mandiri saat ini. Masing-masing SDN Meri dan SDN Kranggan 3. Semoga penilaian adiwiyata kali ini bisa lolos dan lancar,” harapanya. (oce/ris)
Editor : Hendra Junaedi