Pemkot melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto juga memberi jaminan bagi seluruh anak usia sekolah di kota dipastikan tertampung di lembaga pendidikan negeri.
Pernyataan itu ditegaskan Ali Kuncoro saat membuka sosialisasi PPDB online 2024 di Pendapa Sabha Mandala Madya, Balai Kota Mojokerto, Kamis (28/3). Menurutnya, PPDB menjadi pintu awal dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul di Kota Mojokerto.
Sehingga, Pemkot Mojokerto berkomitmen untuk melaksanakan seluruh tahapan dengan lancar sekaligus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.
’’Ini menjadi tugas kita bersama, tidak hanya eksekutif, legislatif, dan tenaga pendidik, tapi juga orang tua serta lingkungan sekitar. Yang jelas masyarakat harus kita layani dengan baik,’’ tandasnya.
Di hadapan kepala sekolah TK, SD/MI, dan SMP/MTs negeri maupun swasta se-Kota Mojokerto, Ali Kuncoro menyatakan bahwa PPDB tidak memberikan sekat dengan antara wilayah Kota dan Kabupaten Mojokerto.
Sebab, kata dia, pendidikan merupakan hak konstitusional yang wajib diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.
’’Kita siapkan kuota khusus untuk warga kota, memang iya. Tapi bukan berarti warga kabupaten tidak boleh mendapatkan pendidikan di kota,’’ paparnya.
Terlebih, pada PPDB online tahun 2024 ini, Kota Mojokerto membuka total pagu sebanyak sebanyak 3.603 siswa. Dengan kuota yang tersebar di jenjang TK, SD, dan SMP tersebut menjadi garansi bagi seluruh anak usia sekolah di kota untuk masuk ke lembaga negeri.
Meski PPDB online sudah tahun keenam diterapkan, Pj wali kota tetap meminta Dikbud Kota Mojokerto untuk menyiapkan langkah antisipatif guna menghindari kendala-kendala yang mungkin terjadi. Salah satunya dengan melakukan mitigasi sejak dini.
’’Kita lunakkan dan kita jinakkan setiap potensi permasalahan. Karena ini bukan PPDB yang pertama, seharusnya kita sudah bisa belajar banyak dari kejadian -kejadian sebelumnya,’’ tegasnya.
Baca Juga: Dikbud Kota Mojokerto Sebut MPLS Bakal Dipungkasi dengan Perkemahan
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menyatakan dukungan dari lembaga legislatif untuk kelancaran pelaksanaan PPDB online tahun 2024.
Pihaknya juga mengapresiasi kepada Dikbud Kota Mojokerto yang telah sukses menggelar PPDB dalam beberapa tahun terakhir.
’’Tentu kami berharap agar pelaksanaan PPDB di tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,’’ harapnya.
Politisi perempuan asal PDI Perjuangan ini juga berpesan kepada eksekutif agar jangan sampai ada warga usia sekolah di Kota Mojokerto yang tidak tertampung di sekolah negeri. Baik di tingkat TK, SD, maupun SMP.
’’Itu adalah harga mati bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto. Karena APBD yang dikucurkan untuk pendidikan sudah kita buka keran seluas-luasnya, sebab pendidikan adalah dasar untuk masa depan generasi penerus kita,’’ tegas Ery.
Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo juga memastikan seluruh anak usia sekolah di kota akan mampu terakomodir dalam PPDB online 2024.
Untuk jenjang SMP negeri bakal membuka kuota sebanyak 2.112 siswa yang tersebar di 66 rombongan belajar (rombel). Sedangkan untuk lulusan SD/MI negeri dan swasta dari warga Kota Mojokerto sejumlah 1.976 siswa.
’’Khusus SMP negeri, kita mampu menampung seluruh lulusan dari SD negeri maupun swasta. Dan masih kelebihan 136 kursi yang kita persiapkan untuk warga luar kota,’’ ungkapnya.
Ruby menjelaskan, pendaftaran jenjang SMP negeri masih akan dibuka dari empat jalur pendaftaran. Terdiri dari jalur zonasi dengan pagu 65 persen, jalur afirmasi 15 persen, jalur prestasi 15 persen, serta jalur perpindahan tugas orang tua wali 5 persen.
Sedangkan untuk jenjang SD negeri, Dikbud Kota Mojokerto menyediakan daya tampung sebanyak 1.372 siswa. Kuota yang dibuka di 49 rombel tersebut juga mampu menampung anak usia sekolah SD di Kota Onde-Onde.
Melalui sistem pendaftaran online, Ruby menyatakan proses pendaftaran akan dapat diakses secara mudah, cepat, tepat, akurat, dan realtime.
"Sistem pendaftaran online ini mampu membuat PPDB menjadi nyaman dan aman dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Serta memberikan kebutuhan layanan PPDB online mulai dari proses pendaftaran, seleksi, hasil seleksi, dan pelaporan yang komprehensif sesuai dengan kebutuhan yang dapat dilihat secara realtime," pungkas Ruby. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah