Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI Pungging Mojokerto Kirim 409 Dai Ramadan ke Dalam dan Luar Negeri

Fendy Hermansyah • Jumat, 8 Maret 2024 | 12:20 WIB

APRESIASI: Kabiro Kesra Setda Pemprov Jatim Imam Hidayat hadir dalam pelepasan dai ramadan  Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging, Kamis (7/3).
APRESIASI: Kabiro Kesra Setda Pemprov Jatim Imam Hidayat hadir dalam pelepasan dai ramadan Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging, Kamis (7/3).
PONDOK Pesantern Islamic Center eLKISI kembali mengirim dai ramadhan ke dalam dan luar negeri mulai 9 Maret -9 April 2024.

Pelepasan secara resmi digelar di lapangan Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI oleh Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jatim Imam Hidayat, Kamis (7/3).

Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Jatim Imam Hidayat berharap, para peserta bisa mengambil pelajaran sebanyak-banyaknya dari program ini, sehingga dapat dipraktikkan ketika mengabdi di masyarakat.

Dia juga berpesan agar para dai mampu menyesuaikan diri dengan objek dakwah yang berbeda suku, golongan dan etnis dengan tetap menampilkan akhlakul karimah.

’’Kami apresiasi program dari Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI, semoga ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,‘’ katanya.

DISEBAR: Pengasuh Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging memberikan selamat kepada salah satu santrinya yang dilepas menjadi dai ramadan.
DISEBAR: Pengasuh Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging memberikan selamat kepada salah satu santrinya yang dilepas menjadi dai ramadan.

Pengasuh Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI KH Dr Fathur Rohman M.Pd I. menjelaskan program praktik dai ramadan ini diikuti 390 santri dan 19 Mahasantri Akademi Dakwah Indonesia (ADI). Para Dai muda ini akan bertugas selama satu bulan selama ramadan 1445/2024 .

’’Program Kafilah Da’wah yang dinamakan Praktek Da’wah Ramadhan ini merupakan program rutin Ponpes eLKISI dan Dewan Dakwah Islam Indonesia, peserta akan disebar di dalam dan luar negeri,” tutur pengasuh yang juga Ketua Dewan Da’wah Jatim.

DOA IBU: Salah satu santri yang menjadi dai ramadan bersama orang tuanya usai upacara pelepasan.
DOA IBU: Salah satu santri yang menjadi dai ramadan bersama orang tuanya usai upacara pelepasan.

Menurutnya, daerah yang dipilih para dai terkategori daerah pedesaan, pedalaman, muslim minoritas, daerah transmigrasi, perbatasan, dan daerah yang secara umum minus kondisinya.

Beberapa daerah sasaran para dai muda ini adalah Singapura, Batanghari (Jambi), Fak Fak (Papua Barat), Pontianak (Kalbar), Kupang (NTT), Mataram (NTB), Karawang (Jawa Barat), Magelang, Klaten dan Karanganyar (Jawa Tengah), Sleman (Yogyakarta) dan Tabanan (Bali).

BERI MOTIVASI: Tamu undangan yang hadir dalam pelepasan dai ramadhan bersama pengasuh Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging.
BERI MOTIVASI: Tamu undangan yang hadir dalam pelepasan dai ramadhan bersama pengasuh Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI Pungging.

Sedangkan daerah di Jawa timur seperti, Ngawi, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Madiun, Blitar, Kediri , Nganjuk, Jombang, Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Pasuruan, Malang, Jember, Banyuwangi dan Sumenep.

’’Dai-dai bertugas membina spiritual masyarakat setempat, juga mereka mengajak warga setempat menghidupkan Ramadan dengan amal ibadah,’’ tuturnya.

Lebih lanjut, KH Dr Fathur Rohman M.Pd I. mengamanatkan kepada para dai untuk menjaga niat dan keikhlasan dalam berdakwah.

TUGAS MULIA: Suasana upacara pelepasan dai ramadan diikuti seluruh santri Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI.
TUGAS MULIA: Suasana upacara pelepasan dai ramadan diikuti seluruh santri Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI.

Serta, bisa menahan dari setiap tantangan dan godaan yang mampu menjerumuskan ke dalam nilai-nilai yang menyimpang dari dakwah.

’’Dai diharapkan dapat merangkul masyarakat agar mudah menerima ajaran Islam. Manfaatkan kafilah dakwah dengan baik sehingga bisa mempraktikannya di waktu yang akan datang,’’ katanya.

Salah santri yang akan ditempatkan di daerah Kediri, Muhammad Putra Mawaradi menjelaskan berbekal 300 hadist dan 3 juz Alquran, dia siap untuk mengikuti PDR dan ini merupakan pengalaman yang berharga sepanjang menjadi santri.

TEBAR DAKWAH: Ratusan dai ramadan Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI foto bersama.
TEBAR DAKWAH: Ratusan dai ramadan Pondok Pesantern Islamic Center eLKISI foto bersama.

’’Meski latihan, tetapi itulah kegiatan dakwah sesungguhnya. Karena itu, saya sudah siap dengan materi yang selama ini di ajarkan di ponpes,’’ terangnya. (bas/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#ponpes #dai #eLKISI #ramadan