Kemudian, dilanjutkan dengan gebyar santri dan acara berbagi ke sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo, Sabtu (24/2).
Selain itu, ponpes juga memberikan bantuan kepada korban bencana angin puting beliung di Desa Kalimati, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (25/2).
Pengasuh Ponpes Nuris Pungging Dr . KH. Ahmad Siddiq, SE, MM. mengatakan, Milad ke-14 menjadi momentum meningkatkan kualitas dan kuantitas proses belajar mengajar.
Ponpes Nuris memiliki kiprah yang luar biasa di Kabupaten Mojokerto dan Indonesia. ’’Tahun ini kita menambah unit pendidikan dengan membangun SMA bertaraf internasional,’’ ujarnya.
Sebagai wujud kepedulian, pihaknya juga akan memberikan bantuan kepada 10 SD dan MI di wilayah Kabupaten Mojokerto dan Sidoarjo.
Juga, memberi bantuan bedah rumah kepada korban bencana putting beliung di wilayah Sidoarjo.
’’Kami datang ke MI Mambaul Ulum Terik ini untuk silaturahmi karena alumni MI Mambaul Ulum Terik telah mewarnai dan berkontribusi di Ponpes Nurul Islam,’’ katanya saat di MI Mambaul Ulum Terik.
Kepala MI Mambaul Ulum Zainul Mahsus, S. Pd, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pengasuh Ponpes Nuris Pungging Dr. KH. Ahmad Siddiq, SE., MM beserta seluruh tamu undangan yang hadir dalam syukuran Milad Ke-14 Pondok Pesantren Nuris.
’’Terima kasih kami sampaikan kepada pengasuh Ponpes Nuris dan bantuan ini akan kita gunakan untuk pengembangan pembangunan di MI Mambaul Ulum,’’ katanya.
Sementara itu, Panitia Milad ke-14 Ponpes Nurul Islam Pungging M. Ikhsan, S.Kom, S.Pd, MM menjelaskan, milad kali ini digelar secara sederhana dengan puncak acara Gebyar Santri dan Lailatus Salawat serta berbagi di lembaga pendidikan SD dan MI di Mojokerto dan Sidoarjo.
Tahun sebelumnya, program CSR ini dialokasikan untuk bedah rumah dan masjid atau musala di wilayah Kabupaten Mojokerto.
’’Semoga di usianya yang ke-14 ini, Pondok Pesantren Nurul Islam Pungging dapat terus tumbuh, maju, dan berkembang. Serta, terus berkontribusi secara nyata dalam kemajuan bangsa dan negara,’’ ucapnya.
Nurul Islam (NURIS) Islamic Boarding School, Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto diasuh oleh Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E.,M.M. NURIS didirikan pada 2010 tepatnya 25 Februari.
Saat itu memulai kiprah perjuangan dakwah di dunia Pendidikan Agama dengan merintis 3 lembaga pendidikan. Yaitu Madrasah Diniyah (Madin) Nurul Islam, Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Islam.
Seiring dengan berjalannya waktu, memasuki usia ke-14, yayasan ini telah memiliki 12 lembaga, meliputi 6 lembaga formal dibawah naungan Diknas dan Kemenag.
Antara lain: STAI, MTs 1, MTs 2, SMP, MA dan SMK serta 6 lembaga madrasah diniyah yang telah mengasuh lebih dari 8 ribu santri. Tahun ini, unit pendidikan akan bertambah satu yakni SMA bertaraf Internasional. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah