Pasalnya, pembelajaran tersebut dapat dilakukan pada saat kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA).
Seperti halnya yang dilakukan MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto. Para siswa menerapkan kegiatan tersebut dengan menampilkan beragam kebudayaan yang bertemakan kearifan lokal, kemarin (14/12).
Kepala MI Nurul Huda 2 Ainur Rofiq mengatakan, kegiatan ajang pentas seni ini bisa disebut sebagai upaya penyegaran supaya siswa agar tidak terpaku belajar di dalam kelas semata.
’’Melalui kegiatan P5, siswa dilatih untuk lebih kreatif, berpikir kritis dan mencintai budayanya. Siswa sebagai generasi muda dituntut menjaga dan mengembangkan budaya,’’ katanya.
Pentas seni tersebut diikuti semua peserta didik dari kelas I-VI. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut, diisi dengan beragam kemahiran siswa sesuai bakatnya.
’’Kami mendorong agar siswa dapat mengetahui dan mengembangkan kemampuannya di bidang nonakademik.
Selain itu diharapkan, pengetahuan siswa bisa lebih luas berkat pengalaman belajar yang menyenangkan,’’ ungkap Ainur.
Pihaknya juga menambahkan, melalui kegiatan tersebut nantinya siswa dapat lebih mandiri serta mampu meningkatkan karakter para siswa dalam mengenali potensi kearifan lokal.
’’Kami harap, dari kegiatan ini siswa dapat termotivasi untuk terus belajar hal baru,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah