Di bawah kepemimpinan Hariyono, SDN Jabon 1 berhasil meningkatkan akreditasinya. Yakni dari semula terakreditasi B, kini naik menjadi terkareditasi A.
’’Tahun 2018, SDN Jabon 1 masih terakreditasi B. Alhamdulillah, berkat ikhtiar semua guru, saat ini terakreditasi A,’’ katanya.
Tahun lalu, SDN Jabon 1 menyandang gelar sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten. Tahun ajaran baru nanti, SDN Jabon 1 bakal melangkah maju sebagai sekolah adiwiyata provinsi.
’’Saat ini kami tengah persiapan menuju sekolah adiwiyata provinsi 2024,’’ paparnya.
Selain kualitas pendidikan dan berbudaya lingkungan, sekolah ini juga tengah menjalani standarisasi Sekolah Ramah Anak (SRA) 2024.
SDN Jabon 1 juga telah menaungi minat dan bakat siswanya. Terbukti, sejumlah prestasi berhasil diraih peserta didik.
’’Kami mendapat beragam kejuaraan FLSN tingkat kecamatan-kabupaten, serta berbagai kejuaraan akademik lainnya,’’ imbuh dia.
Antara lain, Juara 1 Mendongeng, Juara 1 Menyanyi, Juara 1 Menggambar, Juara 1 Banjari, Juara 3 Pantomim, Juara 3 Tari di tingkat kecamatan dan Juara 3 Banjari tingkat Kabupaten Mojokerto.
Prestasi akademik, SDN Jabon 1 meraih Juara 1 Siswa Berprestasi dan Juara Harapan 2 MTQ se-Kabupaten Mojokerto, Juara 1 GEMAJUZA dan MTQ tingkat kecamatan, serta Juara IPA Harapan 2 se-Kabupaten Mojokerto dan Juara Harapan 1 MATEMATIKA se-kecamatan.
Selain itu, Jambore Ranting Mojoanyar, yakni Juara 3 dan Juara 2 Taekwondo antarpelajar se-Jawa Timur. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah