Kepala SMPN 1 Sooko Purwaning Asri mengatakan, capaian Adiwiyata Mandiri itu didapat berkat keberhasil dari penerapan enam aspek gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBHLS).
Di antaranya, konservasi energi, konservasi air, pemilahan dan pengolahan sampah, kebersihan sanitasi, serta inovasi perilaku ramah lingkungan hidup (PRLH). ’’Semua aspek tersebut disisipkan dalam seluruh rencana pembelajaran dan visi misi sekolah,’’ katanya.
Tak hanya itu, wujud GPBHLS SMPN 1 Sooko dibentuk dalam ragam inovasi. Mulai dari penghematan energi listrik di lingkungan sekolah, pemanfaatan air wudu untuk kolam ikan, pengolahan sampah daun menjadi kompos dan sampah botol didaur ulang menjadi ecobrick.
Sekaligus, terdapat pembiasaan budaya kebersihan lingkungan oleh warga sekolah lewat program Sabtu Bersih.
’’Kami juga mewujudkan sekolah ramah lingkungan dan kantin sehat. Jadi, anak-anak membawa tempat makan dan minum sendiri dari rumah,’’ terang dia.
Tak hanya berbudaya lingkungan, SMPN 1 Sooko juga meraih banyak prestasi gemilang di bidang akademik maupun nonakademik.
Itu tersebar di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Asri menyebutkan, di tingkat kabupaten, para siswanya berhasil mencetak 9 kejuaraan di bidang akademik dan 33 kejuaraan di bidang nonakademik tingkat kabupaten.
Sedang di tingkat provinsi, ada satu kejuaraan masing-masing di bidang akademik maupun nonakademik.
’’Untuk tingkat nasional, ada enam lomba akademik yang berhasil dijuarai dan satu kejuaraan di bidang nonakademik,’’ rincinya.
Dia berharap, lewat raihan ini mampu mendorong seluruh warga sekolah untuk terus semangat dalam mengukir prestasi yang membanggakan bagi SMPN 1 Sooko. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah