Di antaranya, anak didik diajak untuk pengenalan alam dengan kegiatan kunjungan ke pengelolaan sampah hingga memanfaatkan bahan alam untuk bermain sambil belajar.
’’Anak-anak kami ajak bermain dengan bahan alam untuk melestarikan permainan tradisional melalui kegiatan outing class setiap hari Jumat,’’ sambung Kepala TK Dharma Wanita Unit Dikbud Siti Muarifah.
Dijelaskannya, TK Dharma Wanita Unit Dikbud juga menggulirkan pengembangan bakat dan minat anak. Yakni, dengan menjaring dan membina anak berbakat sesuai kemampunya dengan mendatangkan guru professional di bidangnya.
’’Siswa juga kami kenalkan seni lewat kegiatan ekstrakurikuler menari,’’ tambahnya.
Ifah menuturkan, parenting juga menjadi kegiatan yang diterapkan di lembaga pendidikan yang berdiri sejak 1982 ini.
Pihak sekolah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto untuk mendatangkan tenaga ahli gizi, penimbangan rutin, dan pemeriksaan kesehatan.
Untuk mewadahi kreativitas anak, TK Dharma Wanita Unit Dikbud juga menggelar kegiatan pentas seni. Panggung unjuk gigi itu dilaksanakan pada kegiatan akhir tahun pembelajaran.
’’Semua anak naik panggung dengan kemampuan masing-masing, semua anak juga mendapatkan piagam penghargaan dari sekolah sebagai bentuk apresiasi dari sekolah,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah