Upacara dipimpin pengasuh dan pendiri Ponpes Nurul Islam Pungging, KH Dr. Ahmad Siddiq SE MM.
Kegiatan itu juga dihadiri Muspika Pungging, tokoh KUA Pungging, Ketua dan pengurus MWCNU Pungging, Fatayat dan Muslimat NU Pungging, GP ANSOR Pungging, Kepala Desa Tunggalpager dan Jabon Tegal serta tokoh masyarakat setempat.
Selain upacara, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai atraksi seni dan solidaritas untuk Palestina.
Usai upacara bendera peringatan HSN 2023, Pengasuh sekaligus pendiri Ponpes Nurul Islam Pungging, KH Dr Ahmad Siddiq SE MM mengatakan, pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2023 ini berlangsung secara khidmat.
’’Ponpes Nuris ini menggelar upacara peringatan HSN sudah delapan kali. Itu sejak ditetapkan Keppres RI mulai 2015 hingga sekarang 2023,’’ katanya.
Kiai Siddiq, panggilan akrabnya, berharap dengan adanya resolusi jihad, peran santri harus bisa ambil bagian dalam membangun Negara Kesatuan Republil Indonesia ( NKRI).
Dia menambahkan, peringatan HSN tahun ini mengajak seluruh peserta upacara mendoakan Palestina.
Itu sejalan dengan pembukaan UUD 1945, yakni kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa.
’’Sengaja kami angkat tema tentang Kemerdekaan Rakyat Palestina pada kegiatan HSN kali ini. Hal itu adalah syiar ke masyarakat sekaligus bentuk dukungan moril kami sebagai bangsa Indonesia terhadap saudara kita di Palestina, apalagi akhir-akhir ini Zionis Israel gencar menyerang yang berakibat banyak korban,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah