Itu yang diemban oleh Yayasan Avicenna Cipta Cendikia Education Services (Acces) saat berkiprah di dunia pendidikan dalam kurun tiga bulan ini.
Berlokasi di Jalan Malabar IV Nomor 23, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, komunitas belajar ini mulai dilirik banyak siswa Kota Mojokerto.
’’Selama tiga bulan ini, langsung ada 30 siswa SMP-SMA dari Mojokerto dan sekitarnya yang bergabung dengan kami,’’ kata founder Yayasan Acces Moh. Jamil, SE. MAP.
Dalam yayasan ini, Jamil menyebutkan, siswa SMP dan SMA diberikan materi tambahan yang berfokus di mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika Wajib dan Peminatan.
Menurutnya, pemberian materi ini sangat penting sebab mendorong motivasi belajar peserta didik lebih optimal.
’’Selain itu, kita juga ada sesi konseling dengan peserta didik. Jadi, tidak hanya memberikan pemahaman materi saja, namun juga mendidik karakter positif mereka di masa depan,’’ imbuh dia.
Berbeda dengan bimbel, yayasan ini menawarkan beragam fasilitas pembelajaran yang menarik.
Salah satunya, besaran harga layanan pembelajaran bagi siswa yang bergabung dengan komunitas belajar ini.
Sebab, rincian pembayaran diusung dengan konsep kemasyarakatan. Gebrakan ini juga sebagai bentuk dedikasi Jamil yang sempat dinyatakan sebagai Lulusan Terbaik Pasca Sarjana Universitas Waskita Darma Malang.
’’Maksimal per bulan siswa hanya dikenakan Rp 250 ribu, tapi kalau tidak mampu bisa dinego lagi dengan orang tua yang bersangkutan. Intinya, kami ingin semua anak bisa mendapatkan pembelajaran tambahan tanpa ada kesenjangan sosial dalam menuntut ilmu,’’ tegasnya.
Di samping itu, Acces juga memfasilitasi siswa dengan pemberian materi pelajaran oleh pengajar berkualitas dan berpengalaman, suasana belajar yang menyenangkan, metode pembelajaran yang dinamis, serta ruangan belajar yang nyaman.
’’Motto kami sederhana, belajar cerdas, tugas PR tuntas. Sehingga, pelayanan yang didapatkan puas, siswa pun menjadi pribadi yang berkelas,” tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah