Ternyata, mereka tampil dalam Festival Budaya Nusantara, sebuah pagelaran yang mengolaborasikan lagu, tari, dan drama untuk kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Implementasi Kurikulum Merdeka.
Kepala SMPN 8 Mojokerto Siti Nuryati menyampaikan kegiatan P5 menjadi program istimewa dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar.
Kebetulan, tahun ini siswa kelas IX di sekolahnya mengangkat tema Bhinekaa Tunggal Ika untuk mengenal budaya melalui proyek Festival Budaya Nusantara.
’’Pelaksanaan kegiatan P5 ini berlangsung selama dua hari, yaitu mulai hari ini (kemarin, Red) hingga besok (hari ini, Red),’’ katanya.
Kegiatan P5 ini biasanya dilaksanakan setiap pekan keempat pembelajaran. Proyek perdana ini, sambung Siti, bertujuan mengenalkan budaya Nusantara terutama lagu daerahnya.
Setiap kelas menampilkan lagu dan karakteristik budaya daerah di Indonesia.
’’Ada yang membawakan penampilan dari pulau Jawa, Kalimantan, Maluku, Sumatera, dan Sulawesi. Semoga, dari pelaksanaan kegiatan ini anak-anak semakin mengenal budaya Nusantara dan pada akhirnya bisa punya rasa memiliki budaya tersebut,’’ terang dia.
Ditambahkannya, pelaksanaan P5 bisa menjadi ajang pembelajaran siswa untuk membentuk karakter Pelajar Pancasila.
Meliputi berakhlak mulia, gotong royong, mandiri, berkebhinnekaan global, kreatif, dan bernalar kritis.
’’Karakter anak-anak akan dapat berkembang manakala dibarengi dengan interaksi dengan teman-teman dan guru. Harapannya pula, semua siswa bisa berkembang sesuai bakat mereka dan memiliki tingkah laku serta berakhlak mulia,’’ tandasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah