Agar, peserta didik baru dapat beradaptasi dengan maksimal, MPLS dikemas dengan serangkaian kegiatan yang menyenangkan.
Kepala SD Islam Plus Al Azhar Masruhin menuturkan, MPLS pada 17-28 Juli lalu juga mengenalkan prosedur dan rutinitas harian siswa di sekolah yang berdiri di Kelurahan Kedundung tersebut.
”Tujuan utamanya adalah untuk membuat siswa merasa nyaman, diterima, dan siap menghadapi tantangan baru di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Dijelaskannya, ada beberapa komponen yang ditekankan dalam kegiatan orientasi yang berlangsung selama dua pekan tersebut. Mulai dari pengenalan fasilitas, sarana dan prasarana, lingkungan, hingga warga sekolah.
Sekaligus, 65 siswa baru diberi kesempatan untuk leluasa mengenal teman sekelas. ”Ini untuk mengurangi kecemasan sosial dan membangun persahabatan siswa baru sejak awal,” ujar Masruhin.
Selama masa orientasi tahun pelajaran 2023/2024 ini, ilmu dan adaptasi tersebut didapat siswa kelas 1 dengan menjalani serangkaian kegiatan menyenangkan. Lewat sejumlah permainan, bercerita maupun bernyanyi untuk membuat suasana hati siswa tetap positif.
”Beberapa di antaranya dengan bermain elingpiade, dakon, bola bekel, lompat tali yang disela-selanya ada ice breaking. Kita dibuat semenyenangkan mungkin agar siswa baru bisa cepat beradaptasi,” urai kepala sekolah.
Di samping itu, pihak sekolah juga mendorong kreativitas dan keaktifan siswa. Melalui serangkaian kegiatan sekolah, baik di bidang olahraga hingga seni. Tujuannya, mendorong partisipasi siswa dan membantu mereka terlibat di lingkungan sekolah.
”Dalam beberapa kegiatan, kami juga mendorong keterlibatan orang tua dalam proses adaptasi siswa baru ini. Ini membantu orang tua memahami perannya dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka serta membangun hubungan kuat antara sekolah dan rumah,” tandas Masruhin. (vad/ron)
Editor : Fendy Hermansyah