Kepala SMP Negeri 1 Dawarblandong Alim Huda mengatakan, perolehan gelar tersebut baru diumumkan pekan lalu.
Pihaknya bersyukur, berkat kerja keras semua warga sekolah, lembaga pendidikan tersebut berhasil mewujudkan gerakan berbudaya lingkungan.
”Ini juga sejalan dengan visi misi sekolah kami, yaitu membentuk siswa berprestasi dan berbudaya lingkungan,” katanya.
Dengan capaian ini, lanjut Alim, diharapkan bisa menjadi motivasi warga sekolah yakni untuk meningkatkan sikap peduli dan berbudaya lingkungan agar menjadi penguatan karakter. Khususnya seluruh warga SMPN 1 Dawarblandong.
”Sebab, kunci keberhasilan memperoleh adiwiyata adalah dukungan semua pihak untuk mengkondisikan sekolah sebagai pusat belajar siswa yang nyaman, bersih, sehat, lingkungan asri dan menanamkan kepada warga sekolah untuk peduli lingkungan,” tuturnya.
Selama ini, lembaga pendidikan tersebut juga terus berupaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah melalui berbagai inovasi.
Mulai dari pembiasaan Jumat bersih, pemilahan sampah organik dan anorganik, memanfaatkan limbah botol bekas menjadi barang tepat guna, produksi pupuk kompos dari daun dan tanaman kering, pembuatan hutan taman sebagai ruang belajar siswa hingga konservasi air bekas wudu untuk pengairan tanaman dan hutan sekolah.
”Dalam wadah bakat siswa, kami juga menyelipkan kampanye lingkungan dalam tarian maupun lagu,” tambah dia.
Melalui gelar tersebut, lanjut Alim, diharapkan dapat memacu semangat seluruh warga SMP Negeri 1 Dawarblandong.
Menurutnya, disematkannya gelar sekolah adiwiyata sebagai program untuk mengajak warga sekolah peduli lingkungan, serta membiasakan warga sekolah untuk berinovasi mengenai lingkungan.
“Maka dari itu, kami berharap apa yang sudah diraih bisa dipertahankan, bahkan bisa ditingkatkan,” tandasnya. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah