Salah satunya dengan mengasah bakat siswa reguler dan berkebutuhan khusus sejak dini.
Kepala SDN Wates 1 Sri Kusumaningsih, SPd, MM, mengatakan, momentum MPLS yang berlangsung pada tahun ajaran 2023/2024 ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh sekolah.
Yang utama tak lain membuat para peserta didik baru nyaman di lingkungan barunya. ’’Setelah anak didik kita buat nyaman, proses belajar mengajar di sekolah nanti bisa berjalan maksimal,’’ ungkapnya.
Sebagai langkah awal untuk peserta didik baru diajak untuk mengenali bakatnya masing-masing.
Salah satunya dengan menunjukkan atraksi kakak kelasnya pada sejumlah kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi kegiatan kesiswaan di SDN Wates 1. Setelahnya, mereka bakal ikut atraksi menunjukkan bakat yang dipilih melalui ruang apresiasi.
Dalam ruang apresiasi ini siswa baru dan kakak asuhnya juga bisa berkolaborasi satu sama lain. ’’Unjuk bakat ini agar siswa paham akan potensinya masing-masing. Sehingga karakter dan prestasinya bisa terus diasah,’’ tandasnya.
Khususnya bagi siswa baru kelas 1, juga bisa mengikuti sejumlah kegiatan. Meliputi menari, karate, pramuka, seni suara, hingga literasi. Lalu juga ada pelatihan senam artistic, melukis, volly, atletik, woodball, serta, teater.
Selain itu, para siswa juga dikenalkan budaya tertib, disiplin, dan peduli lingkungan sebagai modal dalam menata masa depan yang lebih baik.
Tak kalah penting juga baca tulis quran dengan membaca surat-surat pendek, salat Duha, menyanyikan Indonesia Raya, membaca Pancasila, hingga baris berbaris.
’’Literasi rohani juga kami biasakan agar anak mengenal Tuhan dan beragama dengan serius sejak dini. Itu juga bagian dari pengamalan sekaligus membentuk karakter Pelajar Pancasila,’’ tegasnya. (ori/ron)
Editor : Fendy Hermansyah