Puluhan siswa lembaga pendidikan terlibat dalam tari Bedayan Mojosakti yang diklaim bakal memecahkan rekor MURI.
Kepala SMAN 1 Dawarblandong Rino Kusweni Indaru mengatakan, keterlibatan sebanyak 65 siswanya dalam tarian kolosal Bedayan Mojo Sakti ini menjadi suatu pencapaian yang bagus. Sebab, lembaga pendidikannya memang kerap mencetak banyak siswa berprestasi di bidang seni maupun olahraga.
”Dari 80 yang kami ikutkan ini, sebanyak 65 siswa merupakan siswa SMAN 1 Dawarblandong. 15 lainnya dari SMPN Dawarblandong Mereka dari awal masuk sini memang sudah punya catatan berprestasi di bidang tari,” katanya.
Rino menambahkan, pihaknya siap menampung potensi bakat dan minat yang dimiliki siswanya. Salah satunya melalui dengan kegiatan ekstrakurikuler. Sehingga, kedepannya siswa tak hanya dituntut berprestasi di bidang akademik saja.
Melainkan juga mencetak bidang di nonakademik. ”Kalau tahun ke tahun, alhamdulillah SMAN 1 Dawarblandong selalu unggul di bidang tari dan olahraga khususnya voli. Kami harap setiap tahun prestasinya selalu meningkat,” ulas dia.
Sementara itu, Erlis Susanti, guru seni budaya SMAN 1 Dawarblandong ini menuturkan, tari Bedayan Mojo Sakti sendiri bercerita tentang ketangguhan putri-putri Mojopahit dalam berkiprah di semua hal. Baik kehidupan sehari-hari hingga dalam kepemimpinan.
”Latihan terus kami adakan rutin setiap sore setelah pulang sekolah. Anak-anak juga dapat mengikuti dengan baik dan luwes dalam gerakannya,” pungkas dia. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah