Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dikbud Kota Mojokerto Sisir Anak yang Belum Dapat Sekolah

Fendy Hermansyah • Jumat, 30 Juni 2023 | 15:00 WIB

SIAGA: Posko PPDB SMPN 7 Mojokerto tetap disiagakan untuk melayanani informasi pendaftaran bagi orang tua dan calon peserta didik di masa cuti bersama, Rabu (28/6).
SIAGA: Posko PPDB SMPN 7 Mojokerto tetap disiagakan untuk melayanani informasi pendaftaran bagi orang tua dan calon peserta didik di masa cuti bersama, Rabu (28/6).
Isi Kekosongan Kursi SMP Negeri di Kota

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto melakukan penyisiran anak lulusan SD/MI yang belum mendapatkan sekolah lanjutan. Upaya itu dilakukan untuk memenuhi pagu di dua SMP negeri yang masih menyisakan 64 kursi.

Mengingat, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur zonasi akan ditutup siang ini pukul 14.00. ”Mulai hari ini (kemarin, Red) kami masih menyisir warga kota yang tidak dapat sekolah di SMP,” ungkap Kepala Dikbud Kota Mojokerto Amin Wachid, Kamis (29/6).

Dikatakannya, berdasarkan data jumlah siswa lulusan SD/MI kota sebanyak 2.030 anak tahun ini, seluruhnya telah tertampung di jenjang SMP/MTs negeri maupun swasta. Namun, dikbud akan memastikan hingga di tingkat kelurahan apabila masih ada calon siswa yang belum mendapat bangku sekolah. ”Kalau perhitungan kami sudah masuk semua, tapi kami konfirmasi lagi ke para lurah adakah warganya yang belum masuk ke SMP,” paparnya.

Pasalnya, ungkap Amin, kemungkinan masih ada data lulusan SD/MI yang tidak terprediksi oleh dikbud. Utamanya siswa yang bersekolah di SD/MI swasta maupun pondok pesantren (ponpes) di luar Kota Mojokerto.

Jika ditemukan, maka anak akan mendapatkan prioritas utama untuk mengisi kekosongan kursi di lembaga negeri. Baik di SMPN 6 yang masih menyisakan 20 kursi, maupun di SMPN 8 yang masih tersedia 44 kursi per pukul 15.00 kemarin. 

Di samping itu, Dikbud Kota Mojokerto juga membuka opsi untuk membuka pendaftar dari luar kota untuk ditampung di SMPN 6 dan SMPN 8. Dengan catatan, dalam proses penyisiran sudah dipastikan anak kota telah masuk ke jenjang SMP/MTs. ”Kalau tidak ada, besok (hari ini) kita buka peluang untuk warga luar kota yang animo pendaftarnya lumayan tinggi.” Imbuhya.

Sehingga, dalam pemenuhan pagu di dua SMP negeri, tidak ada lagi batasan wilayah yang sebelumnya terbagi menjadi tiga zonasi. Amin juga memastikan, opsi tersebut tidak akan mempengaruhi hasil seleksi dari tujuh SMPN yang sudah terpenuhi kuotanya. ”Intinya kita memberikan peluang bagi pendaftar luar kota untuk sekolah yang belum terpenuhi pagunya,” pungkas dia.

Pendaftaran PPDB online jalur zonasi tahun pelajaran 2023/2024 telah dibuka sejak Senin (26/6). Dari sembilan SMPN, sebanyak tujuh sekolah dipastikan kuotanya telah terpenuhi. Masing-masing SMPN 1 yang telah menampung 177 pendaftar, SMPN 2 dengan 155 pendaftar, SMPN 3 sejumlah 175 pendaftar, SMPN 4 dengan 155 pendaftar. Termasuk di SMPN 5 yang menerima 185 pendaftar, SMPN 7 sebanyak 111 pendaftar, serta SMPN 9 dengan daya tampung 124 pendaftar. (ram/ron)

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Majapahit #kota #dikbud #belum #pendaftaran #kuliner #Dapat #trawas #pacet #wisata #sisir #anak #kabupaten #sekolah #mojokerto #ppdb #trowulan