Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dojo LMKC Mojokerto Asah Jam Terbang Atlet Menuju Ajang Multievent

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 19 Desember 2025 | 12:30 WIB

 

 

DOJO BERPRESTASI: Atlet binaan Dojo Laskar Majapahit Karate Club (LMKC) Mojokerto sedang menjalani latihan rutin.
DOJO BERPRESTASI: Atlet binaan Dojo Laskar Majapahit Karate Club (LMKC) Mojokerto sedang menjalani latihan rutin.
KABUPATEN - Dojo Laskar Majapahit Karate Club (LMKC) Mojokerto menyiapkan atlet binaannya untuk tampil dalam ajang multievent bergengsi. Kemampuan dan jam terbang mereka bakal kini terus diasah lewat berbagai kompetisi.

Ketua sekaligus pelatih Dojo LMKC Mojokerto Juang Ade Gemilang mengatakan, terdapat dua kompetisi yang akan diikuti para atlet dalam waktu dekat. Yakni, Piala KONI Jatim di Blitar pada 21 Desember dan ACC Cup di SMAN 1 Puri pada 29 Desember. Di ajang pertama, sebanyak 6 atlet cilik kategori SD bakal unjuk gigi. ’’Ini nanti jadi ajang untuk persiapan mereka menghadapi O2SN 2026,’’ jelasnya, kemarin (18/12).

Enam atlet itu semuanya berasal dari Kota Mojokerto. Dua di antara mereka adalah Dara dan Hana yang merupakan siswa SDN Kranggan 1. Juang menyatakan, adapun dalam kejuaraan ACC, 2 atlet muda andalannya yang bakal tampil. Keduanya adalah karateka kembar putra-putri, Aldrich Alvino dan Alodia Amabel yang sama-sama bersekolah di SMP Taruna Nusa Harapan (TNH), Kota Mojokerto. ’’Kalau ACC ini sekaligus jadi ajang seleksi untuk Popda dan Porprov,’’ tuturnya.

Juang mengatakan, dirinya selalu mendorong atlet untuk mengikuti kejuaraan. Sebab, menurutnya, dengan mengikuti kompetisi, kemampuan dan jam terbang mereka bisa terasah. ’’Atlet bisa bagus karena jam terbang,’’ ucap pria yang juga Ketua Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Mojokerto itu.

Sebagai karateka berpengalaman, Juang berujar, latihan giat saja tak cukup bagi seorang atlet. Kemampuan dan mental harus diuji lewat pertandingan langsung. Dengan harapan, nantinya atlet bisa bersaing dalam ajang multievent seperti Popda dan Porprov. ’’Dengan sering ikut event, anak-anak akan lebih siap dan bisa bersaing di multievent. Karena kiblat kami jer basuki mawa beya atau setiap keberhasilan membutuhkan pengorbanan,’’ tandasnya.

Harapan serupa disampaikan Meliana, wali atlet Aldrich Alvino dan Alodia Amabel. Dirinya berharap dua buah hatinya yang telah menyabet berbagai predikat dalam kejuaraan tingkat lokal dan regional itu mampu bertanding secara maksimal. ’’Sehingga nanti bisa masuk dalam seleksi,’’ ungkapnya. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#dojo lmkc #dojo mojokerto