Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dembele Sukses Rusak Pertahanan Arsenal di Liga Champions, PSG Menang Tipis

Agus Widyanto • Kamis, 1 Mei 2025 | 01:15 WIB

Ousmane Dembele, punggawa PSG pencetak gol tunggal saat melawan Arsenal
Ousmane Dembele, punggawa PSG pencetak gol tunggal saat melawan Arsenal

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Laga semifinal di Stadion Emirates, London, yang mempertemukan dua kesebelasan antara Arsenal dan PSG pada Rabu (30/4) dini hari, berakhir kekalahan bagi Arsenal dengan skor akhir 1-0. Rusaknya pertahan gawang David Raya itu terjadi di menit-menit awal pertandingan melalui tendangan epik yang diciptakan oleh Ousmane Dembele.

Saat kick-off berdurasi sembilan puluh menitan tersebut baru dimulai dan memasuki menit keempat, PSG berupaya memainkan strategi pemanfaatan tendangan umpan antar pemain. Hal tersebut terlihat ketika umpan Kvaratskhelia mampu diterima dengan baik oleh Dembele, hingga melahirkan gol pertama bagi PSG setelah tendangannya berhasil menjebol gawang 'The Gunners'.

Dengan ini, Klub Sepak bola asal Prancis yang berusia lebih dari setengah abad tersebut berhasil memimpin pertandingan dengan skor 1-0.

Sempat diprediksi dalam laga kali ini, dua raksasa Sepak bola dunia tersebut akan berlaga secara sengit. Bagaimana tidak, dalam lima laga terakhirnya, selisih kemenangan dari masing-masing klub hanya satu kemenangan saja, dalam hal ini Arsenal lebih unggul dibanding PSG. Selain itu, berdasarkan prediksi tingkat Probabilitas kemenangan, Arsenal juga jauh diunggulkan daripada PSG, yaitu sebesar 44 persen.

Nyatanya, prediksi tersebut sedikit meleset dari kenyataan di lapangan, Pasca kebobolan satu goal di menit awal, punggawa 'The Gunners' sepertinya kurang stabil dalam permainan. Sepanjang 45 menit pertama, Odegaard dkk, sempat terlihat bermain agresif dan tidak memaksimalkan kesempatan dengan baik.

Sebut saja pada menit ke-17, upaya penyerangan Kvaratskhelia di kotak pinalty berhasil digagalkan Jurien Timber secara agresif. Keagresifan Timber di kotak pinalty tersebut sempat menjatuhkan Kvaratskhelia, namun bagi wasit cara bermain yang agresif dari punggawa The Gunners ini bukanlah suatu hal yang berarti.

Lebih lanjut lagi, ketika laga memasuki menit ke-31 peluang mencetak gol dari PSG kembali diupayakan oleh Doue melalui tembakan jarak dekat, namun lagi-lagi upaya tersebut berhasil digagalkan oleh sang penjaga gawang Arsenal, Raya.

Upaya perlawanan untuk meloloskan gol balasan kepada PSG terus dilakukan hingga memasuki menit ke-39.

Arsenal sebenarnya memiliki beberapa kali kesempatan yang cukup bagus kali ini, beberapa umpan-umpan jauh rasanya cukup untuk mengecoh pertahanan PSG dan membuka peluang membalas gol di menit-menit awal permainan.

Sayangnya, meski telah beberapa kali mencoba, perlawanan Arsenal kali ini belum terlalu berani hingga harus tetap bertahan dengan kekosongan skor hingga babak pertama usai.

 

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pertandingan Liga Champions dan Link Streaming Gratis

 

Memasuki menit-menit awal di babak kedua laga kali ini, Arsenal masih belum menyerah dengan keadaan. Kali ini melalui tendangan bebas yang dilambungkan Declan Rice, Merino berhasil menyundul bola dengan sangat baik.

Sayangnya, meski telah melakukan upaya gol dengan epik melalui sundulannya, menurut Wasit upaya sundulan gol tersebut tidak sah dan dinilai offside. Hal tersebut diputuskan setelah Wasit memeriksa detail serangan melalui sistem Video Assistant Referee (VAR).

Keputusan wasit tersebut, juga harus dilayangkan kepada pemain sayap Arsenal berusia 23 tahun, Bukayo Saka. Usahanya untuk melakukan tembakan balasan di menit ke-77 kepada PSG kali ini harus digagalkan oleh Wasit garis setelah dianggap offside.

Pasca putusan Wasit tersebut, Arsenal kian agresif dalam permainan. Tetapi cara bermain seperti ini justru memberikan peluang bagi PSG untuk memanfaatkan moment dan kembali mengatur strategi bermain yang lebih efisien.

Dalam laga kali ini, PSG memanfaatkan timing permainan dengan cukup santai. Skor di menit-menit awal yang telah dikantonginya, membuat PSG cukup puas dalam laga kali ini.

Hingga laga beraKhir, tidak ada tambahan skor lagi kedua klub Sepak bola dunia tersebut. Dengan ini skor akhir laga semifinal dalam Liga Champions antara Arsenal Vs PSG adalah 1-0.

 

Baca Juga: Sinopsis Now You See Me Now You Don't, Isla Fisher Hadir Kembali

 

Sementara itu dalam laga kali ini, para pelatih masing-masing kesebelasan memaksimalkan strategi pada manajemen pemain.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menggunakan formasi pemain 4-3-3, dengan komposisi Pemain, David Raya, Jurrien Timber, Saliba, Kiwior, Myles Lewis-Skelly, Martin Odegaard, Rice, Mikel Merino, Bukayo Saka, Leandro Trossard, serta Gabriel Martinelli.

Sementara Pelatih PSG, Luis Enrique menggunakan formasi pemain yang sama dengan Arsenal, yaitu 4-3-3 dengan komposisi Pemain, Gianluigi Donnarumma, Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes, Neves, Vitinha, Fabian Ruiz, Desire Doue, Ousmane Dembele, serta Khvicha Kvaratskhelia.

Editor : Imron Arlado
#david raya #arsenal #Liga Champhions #prancis #Arsenal 0 vs 1 PSG #psg #luis enrique #liga champions #Dembele #emirates #london #mikel arteta