KABUPATEN - Skuad PS Mojokerto Putra (PSMP) memang telah mengantongi tiket babak 32 besar Liga 4 Nasional usai menang 3-1 atas PS Palembang di Stadion UNS Solo, Rabu (23/4). Meski begitu, The Lasmojo tetap akan bermain ngotot saat meladeni tim asal Nusa Tenggara Timur, Bintang Timur Atambua di laga pamungkas babak 64 besar grup G, sore ini.
Bermain di Stadion Stadion Angkatan 45 Karanganyar, Laskar Majapahit bertekad menyudahi babak penyisihan ini dengan menjadi juara grup. ’’Intinya besok (hari ini, Red) kami tetap fight meski sudah pasti lolos. Karena kami ingin menjadi juara grup,’’ tegas Sekretaris PSMP, Deddy Wiyudhayana kemarin.
Keinginan tersebut diakui Deddy bukan semata untuk gaya-gayaan. Melainkan agar Achmad Rizal Setiawan dkk tetap disegani lawan-lawannya. Khususnya di babak 32 besar nanti yang akan menghadapi juara grup E dan runner up dari grup F dan H.
Selain itu, status juara grup nanti juga bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain. Dan juga mengembalikan lagi kejayaan PSMP di pesepakbolaan Indonesia setelah dihukum larangan bermain selama tiga tahun sejak 2018 lalu. ’’ Yang pasti mental anak-anak semakin kuat. Karena kami pasti akan geser antara Stadion Boyolali atau Karanganyar, sehingga anak-anak bisa datang dengan rasa percaya diri,’’ tandasnya.
Namun ditanya soal strategi di laga nanti, Deddy menyebut tak ada strategi khusus. Anak asuh Ridwan Oesman ini hanya diminta tampil all out dengan tanpa beban. Dengan begitu, mereka bisa bermain leluasa untuk mengalahkan lawannya. ’’Nggak ada strategi khusus, yang penting bermain baik dan menang,’’ ujarnya. PSMP mampu menumbangkan dua sekaligus, yakni saat melawan Persidi Idi dengan skor 2-1, Senin (21/4) dan 3-1 saat melawan PS Palembang, Rabu (23/4).
Dengan kemenangan ini, PSMP kini kukuh di puncak klasemen sementara grup G dengan mengemas 6 poin. Disusul Bintang Timur Atambua dan Persidi Idi Aceh Timur yang sama-sama mengantongi tiga poin. Sedangkan, PS Palembang terpuruk di dasar klasemen tanpa sebiji poin yang mampu diraih. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi