Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Menilik Latihan Bersama Minirace Minitrek di Kota Tahu

Fendy Hermansyah • Senin, 16 Desember 2024 | 14:30 WIB
LATBER: Sejumlah pesepeda minitrek saat mengikuti Latber Minirace di Kota Kediri, Minggu (15/12).
LATBER: Sejumlah pesepeda minitrek saat mengikuti Latber Minirace di Kota Kediri, Minggu (15/12).

Rute Menantang, Waspada Lubang Jalan

Dari berbagai kota, 60 peserta gowes minitrek menjajal event pertama kali dengan model minirace. Sepanjang 28 kilometer peserta diuji kondisi jalanan yang berlubang sembari memacu kecepatan.

ARIEF HIKMAWAN, Kediri

JALUR terpanjang dan event pertama kali bagi pegowes sepeda minitrek menjadi tantangan tersendiri. Event sepeda dengan kategori 50-up no athlete dan 15-50 no athlete sukses digelar. Terlihat seluruh peserta mampu melewati rute yang berkelok dan berlubang, Kunjang Kabupaten Kediri dan berakhir finish berada di jalur Bogo Kabupaten Kediri, Minggu (15/12).

Sebelum adu kecepatan, peserta gowes wajib menempuh jalur pemanasan dengan jarak 1 km untuk lakukan start race. Dan selanjutnya race terbagi dua kategori tersebut. Start awal kategori 15-50 dan 5 menit kemudian kategori 50-up. Dan seluruh peserta berhasil hingga finish.

Sibek, 53 pegowes minitrek asal Surabaya mampu mengungguli peserta lainnya di kategori 50-up no athlete sebagai juara pertama. Menurutnya kegiatan ini sangat berkesan karena rute yang dilalui berbeda dan sangat menantang.

’’Dengan persiapan hanya 3 minggu saya maksimalkan tenaga dan bisa menyabet juara. Terkait jalur saya cermati jalan yang berlubang,’’ Jelasnya usai terima medali.

Terpisah, Ketua Panitia Latber Minirace Minitrek Kediri, Resa Palevi mengatakan jika peserta kali ini benar-benar diuji. Dari kesiapan diri, manajemen waktu hingga kondisi rute. Walaupun terbilang sukses, dirinya masih perlu banyak pembenahan di berbagai tahapan event ini. ’’Minitrek berbeda dengan sepeda lainnya. Dan inilah tantangannya, kecepatan peserta waktu dan keseluruhan kegiatan. Bagi mereka terbilang baru,’’ terang mantan atlit sepeda nasional ini.

Gelaran pertama kali ini hasil kerja apik dari Komunitas Komet’s Surabaya, SMJ ( sepeda mini Jawa Timur), Radar Mojokerto Event dan Team Marshall dari Panser RB Kediri, Komik Kediri, G-Shock kediri, Segomi kediri serta beberapa komunitas yang ada di Kediri. (fen)

Editor : Hendra Junaedi
#minitrek #gowes