KABUPATEN - Sebanyak 20 pemain tim Popda Kabupaten Mojokerto menjalani proses training center (TC) di Pondok Pesantren elKISI Pungging, Kabupaten Mojokerto. Mulai Sabtu (19/10), Ravinda Dwi Satria dkk berlatih keras di mes pondok selama sepekan penuh.
Selain menyempurnakan performa tim, TC kali ini juga untuk memperkuat chemistry antarpemain jelang keberangkatannya di Popda Jatim November nanti di Bangkalan. 20 pemain diberikan menu latihan khusus yang tak pernah dijalani sebelumnya. Seperti latihan rutin yang wajib dilalui sebanyak dua kali dalam sehari.
Selain itu, mental pemain juga ditempa dengan materi ibadah wajib ala santri di pondok. Mulai dari salat lima waktu, mengaji kitab, hingga tausiah khusus dari ustaz yang ditunjuk. Metode tersebut ditujukan agar pemain bisa saling memahami satu sama lain. Termasuk juga memperkuat kedisiplinan agar tidak mudah putus asa.
’’Salat wajib berjamaah di masjid dan mendengarkan tausiah. Hampir semua pemain tinggal di asrama dan latihan di lapangan pondok. Tujuannya membangun chemistry dan membenahi kualitas permainan,’’ ungkap pelatih kepala tim Popda Kabupaten Mojokerto, Taufik Soleh.
Untuk mengefektifkan TC, tim pelatih juga menyiapkan dua kali agenda uji coba. Yang pertama melawan tim Mojosari Putra U-17, Rabu (23/10) dan tim elKISI U-17, Jumat (25/10). Dari uji coba pertama, Ravinda Dwi Satria berhasil meraih kemenangan. Dengan hasil tersebut, diharapkan seluruh pemain juga mampu menunjukkan performa tingginya.
Hal ini sebagai tuntutan dalam meraih prestasi tertinggi di ajang olahraga khusus pelajar nanti. ’’Karena target kami bisa lolos di final, maka harus ada percepatan dalam meningkatkan kualitas permainan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Hendra Junaedi