KABUPATEN - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Mojokerto bakal menurunkan atletnya di Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jatim yang berlangsung November mendatang. Medali emas dari kejuaraan lead climbing yang diikuti akhir pekan lalu menjadi modal apik.
Forda II Jatim 2024 akan digelar di Kota Surabaya. Ini merupakan ajang multicabang tahunan yang digelar pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jatim.
Aneka olahraga dan permainan tradisional dipertandingkan. Salah satunya panjat tebing untuk anak-anak.
”Tahun ini kita akan menurunkan atlet-atlet cilik kita di Forda yang berlangsung November,” ujar Ketua FPTI Kabupaten Mojokerto M. Syaiful Faris kemarin. Setidaknya terdapat enam atlet junior yang saat ini berlatih rutin.
Di antaranya, mereka yang turun dalam Majaventure Sport Climbing 2024 di wall climbing FPTI Kota Mojokerto, 27-28 Juli lalu.
Di kompetisi lead climbing tersebut, satu atlet FPTI Kabupaten Mojokerto meraih medali emas dari kategori U19 putri. Dia adalah Kayla Azahwa, saat ini bergabung dengan klub panjat tebing Red Cliff Indonesia. ”Kayla ini atlet andalan, dia siswa MTs Negeri 2 Mojokerto,” imbuh Syaiful.
Dalam ajang yang diikuti ratusan atlet itu, Kayla mengungguli dua pemanjat lain asal Sidoarjo dan Jombang. Waktu yang ia catatkan pun terpaut jauh dibanding dua atlet pelajar jenjang SMA/SMK tersebut.
Karena itu, hasil ini menjadi pelecut baginya untuk meraih hasil terbaik di Forda Jatim nanti.
Penampilan apik Kayla diharapkan menjadi bekalnya. Syaiful pun menyebut ajang ini jadi pemanasan untuk pemanjat yang digadang-gadang jadi masa depan daerah di kompetisi tingkat antardaerah tersebut.
Syaiful mengatakan, gelaran Forda Jatim nanti bertepatan dengan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jatim yang juga berlangsung November di Bangkalan.
Dirinya berharap para atlet binaan bisa turun di dua ajang ini. ”Kita inginnya bisa turun di Forda juga Popda, tapi kita lihat dulu nanti, yang pasti kalau Forda bakal ikut,” tandasnya. (adi/ris)
Editor : Hendra Junaedi