KOTA – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Mojokerto menatap Kejurprov Catur Jatim 2024 secara serius.
Sebanyak 18 atlet bakal diturunkan dalam ajang tingkat provinsi yang berlangsung di Kota Blitar pada 22-25 Juli nanti. Para pecatur itu berasal dari atlet binaan serta hasil penjaringan dari kejurkot.
Ketua Percasi Kota Mojokerto Daniel Dewangga mengatakan, Kejuaraan Catur Kota Mojokerto 2024 di GOR Seni Mojopahit, 1 Mei, lalu telah melahirkan banyak atlet bertalenta.
Setidaknya sekitar 30 atlet dari jenjang SD sampai SMA terjaring pada tahap awal. ’’Kemudian kami saring menjadi sekitar 20,’’ ujarnya, kemarin.
Dari jumlah tersebut, 10 atlet di antaranya cukup mumpuni untuk bersaing di tingkat provinsi. Mereka pun akan diboyong mengikuti kejurprov dua pekan mendatang.
Bersama para atlet binaan baru tersebut, lanjut Daniel, pihaknya juga akan menurunkan 8 atlet hasil binaan sebelumnya. Delapan pecatur ini diproyeksikan tampil di Porprov IX 2025 Malang Raya.
Dengan demikian, total 18 atlet Percasi Kota Mojokerto bakal memeriahkan kejurprov tahun ini. Daniel menyatakan, para atlet berasal dari kelompok umur G sampai A. Kategori tersebut mencakup atlet jenjang kelas 1 SD sampai SMA.
’’Jadi kami akan turun di semua kategori kelompok umur nanti,’’ ujarnya.
Persiapan menghadapi kejurprov tahun ini telah dijalani atlet sejak lama. Mereka rutin menjalani latihan secara intens di markas percasi, Jalan Piere Tendean 15.
Tak hanya mengembangkan teknik dan strategi bermain, latihan tiga kali seminggu itu juga digelar dengan skema sparing antarkelompok usia. Hal ini sekaligus untuk mengasah mental bertanding. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi