Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemanah Tradisional Kota Mojokerto Tatap Dua Kejuaraan Penting

Yulianto Adi Nugroho • Kamis, 25 April 2024 | 14:50 WIB
MAKIN DIKENAL: Atlet cilik panahan tradisional dari berbagai daerah mengikuti Festival Panahan Mojopahit di GOR Tenis Indoor, Kota Mojokerto, tahun lalu.
MAKIN DIKENAL: Atlet cilik panahan tradisional dari berbagai daerah mengikuti Festival Panahan Mojopahit di GOR Tenis Indoor, Kota Mojokerto, tahun lalu.

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kejuaraan panahan tradisional tingkat nasional yang bergulir akhir pekan nanti menjadi ajang persiapan atlet Kota Mojokerto, menghadapi kejurda dan kejurnas tahun ini. 

Belasan atlet pelajar dan dewasa diproyeksikan turun dalam kompetisi resmi Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) tersebut. Kejuaraan yang digelar Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (Fespati) Kota Mojokerto ini akan berlangsung 27-28 April di GOR Seni Mojopahit, Kota Mojokerto. 

Kompetisi nasional bertajuk Festival Majapahit Memanah itu melombakan sejumlah kategori pertandingan kelompok usia 8, 12, dan 16 tahun. Adapun nomor pertandingan ini meliputi, memanah putra dan putri jarak 5 sampai 15 meter. 

Kepala Bidang Organisasi KORMI Kota Mojokerto Hendra Gunawan mengatakan, kejuaraan ini menjadi kesempatan para atlet panahan tradisional dalam meningkatkan kemampuan.  Sebab, dalam waktu dekat, dua kejuaraan penting bakal bergulir. Yakni, Kejurda Jatim pada Juli, dan kejurnas pada Agustus mendatang. ”Jadi festival ini menjadi pemanasan juga untuk atlet Fespati setiap daerah,” ungkapnya. Ajang pemanasan itu tak terkecuali bagi atlet binaan Fespati Kota Mojokerto. 

Menurut Hendra, saat ini terdapat 15 pemanah tradisional yang berlatih rutin dua kali sepekan. Mereka terdiri dari 10 atlet pelajar dan lima atlet dewasa. Latihan tersebut digelar di lapangan halaman belakang Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Mojokerto. Selain meningkatkan skill, festival yang akan diikuti ratusan pemanah dari berbagai daerah itu menjadi kesempatan bagi tim pelatih memetakan kekuatan calon lawan di ajang kejurda dan kejurnas. 

Festival panahan ini menjadi event kedua yang digelar Fespati Kota Mojokerto. Pada Oktober 2023 lalu, kejuaraan serupa juga digulirkan. Sekitar 335 pemanah cilik dari sejumlah daerah di Jawa andil dalam ajang yang berlangsung di GOR Tenis Indoor kompleks Stadion A. Yani Kota Mojokerto tersebut. 

”Ajang tahunan ini juga menjadi upaya kami untuk memasyarakatkan dan melestarikan olahraga panahan tradisional,” tandas Hendra yang juga ketua Fespati Jawa Timur itu. (adi/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#KORMI #panahan