Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari OTT terkait Wali Kota Madiun

Fendy Hermansyah • Senin, 19 Januari 2026 | 20:20 WIB

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengucapkan selamat kepada Wali Kota Madiun Maidi atas capaian meraih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengucapkan selamat kepada Wali Kota Madiun Maidi atas capaian meraih Terbaik I Indonesia’s SDGs Action Awards 2025
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan menyita uang senilai ratusan juta rupiah dari operasi tangkap tangan (OTT) terkait Wali Kota Madiun Maidi.

“Tim mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin.

Sementara itu, dia mengatakan KPK saat ini sedang berupaya membawa sembilan dari 15 orang yang ditangkap dalam OTT terkait Wali Kota Madiun ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Selanjutnya sembilan orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” katanya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari Wali Kota Madiun sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari 2026.

Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan OTT tersebut mengenai dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

Lima dari delapan orang yang ditangkap kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Kepala KPP Madya Jakut Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut Agus Syaifudin (AGS), Tim Penilai di KPP Madya Jakut Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), serta Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto (EY).

Pada 19 Januari 2026, KPK mengonfirmasi melakukan OTT kedua di 2026, dan menangkap Wali Kota Madiun Maidi.

Editor : Fendy Hermansyah
#KPK OTT #kpk sita uang miliaran #wali kota maidi #ott kpk #ott wali kota madiun