Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Akhmad Munir Resmi Maju Calon Ketua Umum PWI, Misi Besar Satukan Organisasi yang Terbelah

Imron Arlado • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 05:33 WIB
Akhmad Munir resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030.
Akhmad Munir resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030. Dengan semangat rekonsiliasi, Munir membawa misi besar. Yakni menyatukan kembali PWI yang sempat terbelah akibat dualisme kepengurusan sejak 2024.

Langkah Munir saat mendaftar tak sendiri. Ia didampingi dua tokoh sentral PWI. Yaitu Ketua Umum PWI periode 2018–2023 Atal Sembiring Depari, dan Ketua Umum versi Kongres Luar Biasa (KLB) 2024, Zulmansyah Sekedang. Kehadiran keduanya menjadi simbol kuat bahwa rekonsiliasi bukan sekadar wacana, tapi gerakan nyata.

Hingga kini, Munir telah mengantongi dukungan dari 20 PWI provinsi. Sebuah modal mencalonkan diri yang tak bisa dipandang sebelah mata. Dukungan ini mencerminkan harapan besar dari daerah agar PWI kembali ke jalur organisasi yang solid dan inklusif.

Pengalaman Munir sebagai Ketua PWI Jawa Timur dua periode dan Ketua Bidang Daerah PWI Pusat membuatnya dianggap sebagai figur yang memahami akar persoalan di daerah. Ia bukan hanya pemimpin pusat, tapi juga sahabat wartawan lokal.

Dalam visi dan misinya, Munir menempatkan konsolidasi organisasi sebagai prioritas utama. Ia berkomitmen memperkuat profesionalisme wartawan melalui perluasan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), pelatihan berjenjang dan workshop digital, penguatan media local, digitalisasi kelembagaan dan literasi jurnalisme berbasis AI.

Atal S. Depari menyebut Munir sebagai figur pemersatu yang dibutuhkan PWI saat ini. Sementara itu, Zulmansyah Sekedang menegaskan bahwa konflik internal harus segera diakhiri.

Kongres PWI dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi. Munir hadir bukan hanya sebagai calon, tapi sebagai harapan baru bagi ribuan wartawan di seluruh Indonesia.

 

Profil Singkat

Di balik ketenangan dan ketegasannya, Akhmad Munir menyimpan perjalanan panjang yang membawanya dari sudut Madura hingga ke pucuk pimpinan lembaga berita negara.

Lahir di Sumenep pada 15 Desember 1966, Munir menapaki dunia pendidikan dengan tekun, menamatkan SMA Negeri 1 Sumenep pada 1985 sebelum melanjutkan studi ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember.

Di kampus itu pula, ia mulai menunjukkan bakat kepemimpinan sebagai Ketua Senat Mahasiswa FISIP pada 1988 hingga 1990.

Karier jurnalistik Munir dimulai dari ruang siaran lokal. Ia sempat menjadi reporter di Radio Suara Akbar Jember pada 1990, lalu menjajal dunia korporasi sebagai Public Relations di Astra Credit Jakarta.

Namun panggilan hati membawanya kembali ke dunia berita. Pada 1992, ia bergabung dengan LKBN ANTARA sebagai jurnalis junior di Biro Jawa Timur. Selama lebih dari satu dekade, ia meniti karier dari reporter hingga redaktur senior, menunjukkan konsistensi dan ketajaman dalam menyajikan informasi.

Tahun 2008 menjadi titik balik. Munir dipercaya memimpin Biro ANTARA Bengkulu, lalu kembali ke Jawa Timur sebagai Asisten Manajer Pemberitaan.

Tak butuh waktu lama, pada 2010 ia diangkat sebagai Kepala Biro ANTARA Jawa Timur, posisi yang diembannya hingga akhir 2017. Di tengah kesibukannya sebagai pewarta, Munir juga aktif di berbagai organisasi, terutama yang berkaitan dengan olahraga dan media.

Ia pernah menjabat sebagai Ketua SIWO PWI Jawa Timur selama delapan tahun, Wakil Sekretaris I KONI Surabaya, dan Sekretaris Umum Persebaya. Kiprahnya di dunia olahraga berlanjut sebagai Wakil Ketua Umum KONI Surabaya dan Sekretaris Umum Pengprov PSSI Jawa Timur.

Di bidang media, Munir dipercaya sebagai Ketua PWI Jawa Timur sejak 2012, menjabat dua periode hingga kini.

Pada Februari 2018, Munir hijrah ke Jakarta. Di ibu kota, ia dipercaya sebagai Pemimpin Pelaksana Redaksi Perum LKBN ANTARA.

 

 

Tak lama berselang, Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno, mengangkatnya sebagai Direktur Pemberitaan pada 12 April 2018 untuk masa tugas lima tahun. Di posisi strategis ini, Munir tak hanya mengawal pemberitaan nasional, tetapi juga mendorong transformasi digital dan penguatan kapasitas wartawan daerah.

Akhmad Munir bukan sekadar jurnalis. Ia adalah representasi dari dedikasi, integritas, dan semangat membangun ekosistem media yang sehat dan inklusif.

Dari Sumenep hingga Jakarta, dari ruang redaksi hingga arena olahraga, Munir terus menulis kisahnya sendiri—dengan tinta perjuangan dan semangat perubahan. (o)

Editor : Imron Arlado
#kongres luar biasa #universitas jember #Tokoh Sentral #ketua PWI #Akhmad Munir #antara #PWI provinsi