RADARMOJOKERTO - Arus mudik Lebaran 1445 Hijriah tidak hanya terpantau di sepanjang jalan tol Trans Jawa dan jalur utama sepanjang Bypass Mojokerto.
Hilir mudik Hari Raya Idul Fitri 2024 juga terlihat di jalur alternatif Pacet, Mojokerto – Cangar, Batu.
Rabu (9/4), Jawa Pos Radar Mojokerto berkesempatan memantau sekaligus merasakan langsung kondisi jalur ekstrem sepanjang kurang lebih 10 kilometer tersebut.
Kendati tidak seramai hari-hari libur, namun aktivitas hilir mudik di jalur yang membelah kawasan Taman Hutan Rakyat Raden Soerjo ini juga terlihat.
Pemudik baik dari arah Batu menuju Mojokerto maupun sebaliknya, dominasi oleh kendaraan bermotor dan mobil pribadi.
Tak sedikit pemudik mengaku mereka sengaja memilih jalur berkontur naik turun dan ekstrem ini karena menghindari kepadatan atau bahkan kemacetan di jalur-jalur utama.
Menyusul, diprediksi puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi pada hari ini.
”Sengaja lewat sini untuk menghindari kepadatan dan kemacetan. Kebetulan hari ini tadi jalur Pacet-Cangar sepi. Kondisi jalan juga relative baik. Jadi senang aja sambil menikmati pesona alam pegunungan yang asri,” ungkap Aris Afandi, pemudik asal Lamongan, yang hendak mudik menuju Batu, Malang.
Baca Juga: Bayi Dilahirkan di Kamar Mandi, Ari-Ari Dibuang di Kloset, Persalinan tanpa Bantuan Bidan
”Tapi tetap hati-hati dan waspada, terutama cek selalu kondisi kendaraan. Karena jalurnya cukup ekstrem,” tambah pemuda berusia 25 tahun ini.
Di samping itu para pemudik memilih jalur yang melewati Gunung Welirang dan Gunung Arjuno ini karena menyajikan pesona alam pegunungan dan hutan yang eksotis.
Didukung infrastruktur jalan yang memadai dan hawa sejuk pegunungan,membuat pengendara seolah menikmati panorama tersebut.
Beberapa objek wisata di kawasan tersebut bahkan menjadi jujukan pemudik untuk beristirahat sembari mendinginkan mesin dan menikmati keindahan wisatawa alam yang disajikan.
”Ya memang sengaja mudik lewat sini, kesannya santai, bisa menikmati pemadangan alam pegunungan dan hutan. Kami bahkan juga mampir ke beberap objek wisata air terjun yang ada di sepanjang jalan ini,” terang Makruf, pemudik asal Malang, yang hendak menuju Mojokerto bersama keluarga.
Editor : Moch. Chariris