Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jamaah Berwisata ke Sumur Ghars

Farisma Romawan • Senin, 31 Juli 2023 | 11:05 WIB

BERKHASIAT: Jamaah haji Kabupaten Mojokerto mengambil air Sumur Ghars untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.
BERKHASIAT: Jamaah haji Kabupaten Mojokerto mengambil air Sumur Ghars untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.
WISATA atau refreshing masih menjadi kegiatan rutin jamaah haji Kota dan Kabupaten Mojokerto di sela-sela menunaikan ibadah Arbain di Madinah.

Kali ini, jamaah kembali mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kota tujuan hijrah Nabi Muhammad SAW. Salah satunya ke Bir Ghars atau sumur Ghars yang terletak 4 kilometer (km) dari Madinah.

Di sumur ini, jamaah tidak sekadar melihat dari dekat sumber mata air yang digunakan untuk mensucikan jenazah Nabi Muhammad SAW. Tapi juga turut mengambil airnya untuk terapi media pengobatan atau penyembuhan penyakit.

Meski tidak disakralkan, namun sebagian jamaah tetap mengambilnya untuk dikonsumsi karena mengandung mineral tinggi, sehingga tampak bersih dan jernih.

’’Nabi Muhammad SAW meminta kepada sahabat agar dimandikan dengan menggunakan air dari sumur ini saat beliau meninggal,’’ ungkap Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto, M. Zainut Tamam.

Dengan membawa jeriken atau botol air, sebagian jamaah tampak ikut mengambil air yang tinggal dikucurkan dari selang.

Tak hanya satu, beberapa jamaah bahkan sampai membawa dua hingga tiga botol air. Konon, Nabi sempat berwasiat perihal Sumur Ghars dalam kutipan hadis riwayat Sunan Ibnu Majah dalam bab jenazah.

Bahwa, Sumur Ghars termasuk sumur penting yang ada di Madinah yang terletak di daerah Awali, sebelah timur laut masjid Quba’, masjid pertama yang dibangun oleh nabi ketika sampai di Madinah.

Sumur tersebut  diyakini sebagai salah satu sumur dengan mata air yang paling baik sebagaimana yang dijelaskan Ibnu Katsir dalam kitabnya Sirah Nabawiyah.

Dalam satu riwayat bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, bahwa sebaik-baiknya sumur ialah sumur Ghars. Ia merupakan salah satu mata air surga dan airnya tergolong paling baik.

’’Menurut sejarah dan hadis, Nabi meminum dan berwudhu menggunakan air pada sumur ini,’’ imbuhnya. Usai dari Sumur Ghars, jamaah kembali ke hotel dan kembali konsentrasi pada ibadah sunnah Arbain atau salat wajib berjamaah tepat waktu berturut-turut selama 41 waktu.

Sementara untuk jamaah yang tidak menunaikan Arbain, bisa bersantai ria di hotel sembari menikmati waktu luang jelang kepulangan ke tanah air, 3 Agustus nanti. (far/ron)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#ghars #bersejarah #sumur #kota #haji #wisata #kabupaten #indonesia #jamaah #tempat #mojokerto #madinah #2023