Jalanan menuju Mina dipadati bus-bus besar dan minibus. Sebagian besar jamaah haji Indonesia terpaksa menggelar tikar sambil rebahan pada sebidang tanah yang telah dipagari di pinggir jalan wilayah Muzdalifah. Sebagian lagi, jamaah melaksanakan salat dan berzikir secara berkelompok berdasarkan kloter.
Petugas haji kloter 81, M. Zainut Tamam mengatakan, pergerakan jamaah dari Muzdalifah ke Mina untuk melontar jumroh maupun ke Masjidil Haram untuk tawaf ifadah berjalan lancar. Meskipun sempat mengalami keterlambatan karena jalur Muzdalifah-Mina mengalami kemacetan. ’’Jamaah haji reguler umumnya ke Mina dahulu, untuk melakukan lempar jumroh khususnya 10 Zulhijah untuk jumroh aqobah,’’ ujarnya.
Menurut Tamam, jamaah kloter 81 Kabupaten Mojokerto bisa seluruhnya masuk Mina pukul 08.00. Waktu Arab Saudi (WAS) atau pukul 12.00 WIB. Ia mengatakan pergerakan jamaah dari Muzdalifah ke Mina lebih lambat dari jadwal semula. Untuk rute Arafah-Muzdalifah, awal kedatangan pada pukul 18.55 dan rombongan terakhir pada pukul 23.50. ’’Pada Rabu pukul 08.00, seluruh jamaah haji Mojokerto sudah didorong meninggalkan Muzdalifah menuju Mina. Dan semuanya sekarang di Mina dan bersiap untuk melaksanakan rangkaian ibadah selanjutnya,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah