Kegiatan OSN yang diselenggarakan satu tahun sekali tersebut langsung dibuka oleh Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono di SMPN 1 Sooko, Rabu (3/5). Penyelenggaraan kegiatan ini supaya mampu meningkatkan kemampuan siswa SMP di bidang mata pelajaran (mapel) Matematika, IPA, dan IPS. Baik dalam bentuk pemahaman maupun analisis sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan. ’’Sebanyak 20 peserta terbaik dari masing-masing mapel akan diambil untuk mengikuti seleksi OSN tingkat kabupaten,’’ kata Kepala Dispendik Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono.
Adapun, seleksi awal OSN ini berlangsung secara serentak di tiga lembaga pendidikan. Di antaranya, SMPN 1 Sooko untuk seleksi mapel Matematika, SMPN 1 Puri untuk seleksi mapel IPS, serta SMPN 1 Dlanggu untuk seleksi di mapel IPA. Dari 209 peserta, sebanyak 60 siswa dengan perolehan nilai terbaik akan mengikuti pembinaan lanjutan. ’’Pembinaan OSN jenjang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto 2023 diikuti oleh 20 besar ini akan dilaksanakan pada 8-13 Mei nanti. Pelaksanaan lomba bakal digelar di SMPN 1 Puri dan SMPN 1 Sooko,’’ imbuhnya.
Dia menambahkan, ajang OSN tingkat SMP menjadi upaya yang dilakukan oleh Direktorat Pembinaan SMP di Kemendikbud untuk meningkatkan sumber mutu daya manusia agar mampu bersaing di tingkat daerah. Melalui OSN SMP 2023, diharapkan terjadi peningkatan minat siswa dan prestasi dalam bidang sains, serta teridentifikasinya siswa terbaik yang mampu berprestasi pada perlombaan tingkat daerah.
’’Dengan OSN mampu memberikan ruang belajar, memfasilitasi dan menstimulus siswa dan guru yang berprestasi, dan memiliki bakat dan minat pada bidang sains untuk dapat meningkatkan kemampuan akademisnya. Peningkatan prestasi siswa menjadi sorotan penting dalam proses pembinaan guru di bidang sains kepada para siswa,’’ pungkasnya. (oce/fen/adv)
Editor : Fendy Hermansyah