Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini Kronologi Terkuaknya Aksi Kejam Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang

Fendy Hermansyah • Rabu, 5 April 2023 | 20:27 WIB
Personel Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan kembali menyisir lokasi penguburan korban pembunuhan berencana di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (4/4/2023). ANTARA/Sumarwoto
Personel Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan kembali menyisir lokasi penguburan korban pembunuhan berencana di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (4/4/2023). ANTARA/Sumarwoto
BANJARNEGARA - Pembunuhan berencana dan aksi kejam yang dilakukan Mbah Slamet atau Slamet Thohari, 45, warga Banjarnegara terkuak setelah laporan dari salah satu anak korban. Itu setelah anak korban menerima pesan dari orang tuanya agar mencarinya jika tidak pulang ke rumah.

Kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh TH alias Mbah Slamet itu terungkap berkat laporan GE yang merupakan anak salah seorang korban berinisial PO (53), warga Sukabumi, Jawa Barat, pada 27 Maret 2023.

Laporan tersebut didasari atas pesan yang dikirimkan korban melalui WhatsApp kepada anaknya yang lain, yakni SL (adik dari GE) pada 24 Maret 2023 yang mengabarkan jika PO sedang di rumah Mbah Slamet.

Selain itu, PO juga berpesan jika sampai hari Minggu, 26 Maret 2023, dirinya tidak pulang, SL dan GE diminta untuk datang ke rumah Mbah Slamet dengan didampingi aparat kepolisian.

Atas dasar laporan GE, petugas Satreskrim Polres Banjarnegara segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya menemukan jasad PO terkubur di jalan setapak yang menuju hutan Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara, pada Sabtu, 1 April 2023.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, PO dibunuh oleh Mbah Slamet dengan cara diberi minuman yang telah dicampur potas (potassium sianida). Hal itu dilakukan karena Mbah Slamet kesal ditagih terus-menerus oleh korban.

Dalam hal ini, tersangka Mbah Slamet menjanjikan akan melipatgandakan uang sebesar Rp70 juta yang disetorkan PO menjadi Rp5 miliar.

Sementara itu, personel Polres Banjarnegara dibantu sukarelawan dan warga pada Selasa, kembali menyisir lokasi penguburan korban pembunuhan berencana yang dilakukan Mbah Slamet.

Dalam pencarian yang dilakukan hingga Selasa sore, petugas gabungan kembali menemukan dua jenazah diduga laki-laki dan perempuan yang dikubur dalam satu lubang. Dua jenazah yang baru ditemukan tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Hj. Lasmanah Banjarnegara.

Sementara dalam unggahan di grup WhatsApp "Media Polda-Banyumas", Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi M. Iqbal Alqudusy menyebutkan total korban pembunuhan yang telah ditemukan sebanyak 12 orang. "Total 12 jenazah," tulis Kombes Iqbal. (*/antaranews.com) Editor : Fendy Hermansyah
#tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #pemkab #dukun pengganda uang #mojokerto kota #kota onde-onde #pemkot #banjarnegara #trawas #pacet #pembunuhan #sooko #kerajaan majapahit #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #pengganda uang #soekarno #trowulan #onde-onde #mbah dukun