Kepala TKIT Permata Sulfi Sufairoh menjelaskan, program Mabit Qur’an telah digulirkan sejak 2018. Tidak hanya menyiapkan generasi yang cinta Alquran saja, tetapi juga melatih kemandirian anak-anak. ” Kegiatan Mabit Qur’an sangat lekat dengan melatih life skill anak. Meskipun harus bermalam tanpa orang tua, hal itu tak menyurutkan semangat Ananda (anak didik) untuk tetap mengikuti kegiatan ini,” sambungnya.
Selama mengikuti rangkaian kegiatan Mabit Qur’an, jelas Sulfi, anak-anak akan belajar memenuhi kebutuhan secara mandiri. Di antaranya mem-packing semua kebutuhan yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung.
Disebutkannya, mulai dari perlengkapan pakaian, kitab suci Alquran, peralatan salat, peralatan mandi, hingga kebutuhan obat-obatan pribadi. Selain itu, tegas Sulfi, anak didik juga belajar untuk melayani dirinya sendiri. ”Anak-anak akan makan dan merapikan peralatan makan sendiri, mandi dan ganti baju sendiri, hingga tidur serta merapikan tempat tidur sendiri,” ulasnya.
Termasuk saat seluruh rangkaian kegiatan Mabit Qur’an rampung. Anak didik juga harus merapikan kembali peralatan mereka untuk dibawa pulang secara mandiri. Karena itu, TKIT Permata menjadi lembaga pendidikan yang tepat bagi orang tua yang menginginkan buah hatinya menjadi anak yang mandiri dan memiliki life skill sejak dini.
Saat ini TKIT Permata telah membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2024. Lembaga di bawah Yayasan Permata Mojokerto ini juga memberi kesempatan bagi orang tua untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan kegiatan open house bertajuk Paper Fest (PAUD Permata Festival) yang dihelat Sabtu, 25 Februari 2023. ”Bagi para orang tua yang ingin tahu lebih banyak tentang pembelajaran TKIT Permata bisa hadir langsung di acara Paper Fest nanti,” serunya.
Sulfi juga mengucapkan terima kasih karena hingga tahun 2022-2023 ini TKIT Permata masih dipercaya oleh masyarakat untuk memberikan layanan pendidikan anak usia dini. Bahkan, lembaga yang berdiri sejak tahun 2000 ini kini telah berkembang dengan memiliki jumlah siswa sebanyak 147 anak dengan 9 rombongan belajar (rombel) atau kelas. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah