Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Perbaikan Sekolah di Kabupaten Mojokerto Digerojok Rp 37,9 Miliar

Fendy Hermansyah • Rabu, 25 Januari 2023 | 13:27 WIB
MASUK DAFTAR: Kondisi ruang kelas SMPN 2 Sooko yang mengalami kerusakan selama tiga tahun. Tahun ini, sekolah tersebut masuk dalam prioritas perbaikan melalui anggaran APBD 2023.  Sampai kini perbaikan belum dilakukan lantaran lelang belum dijalankan. (do
MASUK DAFTAR: Kondisi ruang kelas SMPN 2 Sooko yang mengalami kerusakan selama tiga tahun. Tahun ini, sekolah tersebut masuk dalam prioritas perbaikan melalui anggaran APBD 2023. Sampai kini perbaikan belum dilakukan lantaran lelang belum dijalankan. (do
Sasar 64 Lembaga Mulai TK hingga SKB

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Perbaikan sarana dan prasarana sekolah menjadi prioritas Pemkab tahun ini. Menyusul, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten menggelontorkan puluhan miliar yang menyasar perbaikan puluhan sekolah di kabupaten.

Kabid Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pendidikan Dispendik Kabupaten Mojokerto, Adi Mahendarto mengatakan alokasi anggaran rehab gedung sekolah yang bersumber dari APBD 2023 meningkat drastis dibandingkan tahun lalu, Yakni mencapai Rp 37,9 miliar. Rencananya, sasaran rehab gedung sekolah yakni sebanyak 64 lembaga pendidikan yang meliputi TKNP, SDN, SMPN dan SKB di 18 kecamatan. ’’Anggaran tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu untuk APBD hanya sampai Rp 8 miliar,’’ ujarnya.

Adi menjelaskan, penambahan anggaran rehab gedung sekolah ini menyusul DAK (Dana Alokasi Khusus) dari pusat yang dipangkas. Sehingga di daerah hanya mendapat Rp 10 miliar dari alokasi di tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 30 miliar. ’’Kalau DAK-nya dari pusat yang sedikit hanya Rp 10 miliar. Itupun belum finish karena juga masih menunggu juknis,’’ bebernya.

Sesuai data yang dihimpun Jawa Pos Radar Mojokerto, anggaran sebesar Rp 37,9 miliar itu tak hanya diploting untuk perbaikan ruang kelas saja. Di antaranya juga akan menyasar pembangunan ruang guru, ruang kelas baru (RKB), jamban, pagar, laboratorium hingga perpustakaan. Sisanya dialokasikan untuk rehab gedung, rehab perpustakaan, aula serta pavingisasi.

Kendati demikian, Adi menyebut jumlah sasaran rehab gedung sekolah bakal bertambah menyusul adanya laporan terkait adanya bangunan sekolah rusak. ’’Nanti kita teliti lagi, mungkin masih ada penambahan untuk rehab sekolah. Namun yang pasti (64 lembaga) itu adalah sasaran kita,’’ jelasnya.

Terkait realisasi pelaksanaan puluhan proyek ini, Adi menuturkan masih belum bisa dipastikan. Namun, kemungkinan puluhan proyek ini mulai masuk perencanaan pada April nanti. Sedangkan pelaksanaan pengerjaan proyek diprediksi baru akan terlaksana pada pertengahan tahun. ’’Bisa jadi Juni atau Juli baru mulai pengerjaan, kita masih menunggu informasi lebih lanjut lagi,’’ tandasnya. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Mojopahit #Pemkab Mojokerto #sekolah rusak #kerajaan majapahit #perbaikan #Kota Mojokerto #sekolah #mojokerto #soekarno #dispendik mojokerto #trowulan #onde-onde #anggaran