KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Ratusan pelamar umum harus bersabar untuk bisa mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) guru di Kota Mojokerto. Pasalnya, Pemkot Mojokerto masih menunggu penetapan sisa kuota dari Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang bisa diisi untuk pelamar prioritas empat (P4).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto Muhammad Imron mengungkapkan, penetapan sisa kuota P3K jabatan fungsional guru tahun 2022 akan dilakukan oleh pusat. Sebab, dari jatah 168 formasi belum bisa terpenuhi dari pelamar prioritas 1-3. ”Sekarang tinggal nunggu keputusan yang sisa kuotanya berapa dari Kemendikbud,” tuturnya.
Pelamar yang masuk kategori prioritas pertama adalah tenaga pendidik yang telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi P3K jabatan fungsional guru pada 2021. Sedangkan prioritas 2-3 dari kalangan tenaga honorer kategori dua (THK-II), guru non-aparatur sipil negara (non-ASN), lulusan pendidikan profesi guru (PPG), hingga guru swasta yang memiliki keaktifan mengajar minimal 3 tahun.
Menurut Imron, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) P3K Kota Mojokerto telah merampungkan rangkaian tahap penilaian dari ketiga pelamar prioritas tersebut. Namun, hasilnya masih diolah oleh Kemendikbudristek untuk menentukan peserta yang dinyatakan lolos seleksi. ”Jadi, semua database di sana (kemendkibudristek), tinggal menunggu formasinya apa saja yang belum terisi,” tandasnya.
Dari 168 kuota P3K guru tahun ini, jenjang SDN mendapat porsi terbanyak dengan 94 formasi dan disusul SMPN 74 formasi. Imron mengatakan, sisa formasi yang belum terisi akan kembali dibuka bagi pelamar umum atau P4.
Berdasarkan hasil pendaftaran akhir Oktober lalu, terdapat 173 pelamaryang akan berebut mengisi sisa kuota P3K guru Kota Mojokerto. Mereka berasal dari tenaga pendidik lulusan pendidikan profesi guru (PPG) dan terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik). ”Nanti begitu sudah terima (sisa kuota) dari Kemendikbud, nanti langsung kita umumkan untuk P4,” imbuhnya.
Namun, pelaksanan seleksi baru akan digulirkan di awal tahun 2023 mendatang. Rencananya, tes hingga pengolahan hasil penilaian akan dilangsungkan pada rentang Januari-Februari tahun depan.
Berbeda dengan ketiga kategori pelamar prioritas sebelumnya, peserta dari P4 akan melaksanakan uji kompetensi berbasis komputer. ”Seleksinya nanti CAT (computer assisted test),” imbuhnya.
Sehingga, seluruh rangkaian seleksi P3K baru akan tuntas di triwulan pertama tahun 2023. Yakni dengan pemberian nomor induk P3K bagi masing-masing peserta yang telah ditetapkan lulus seleksi mulai dari prioritas 1-4. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah