Staf Penyaluran dan Pendayagunaan Yatim Mandiri Mojokerto Muhammad Faqih Qodril Akbar mengatakan, Omatiq merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh yayasan Yatim Mandiri. Program ini bertujuan mengasah kemampuan dan memberikan semangat kepada adik-adik yatim dan duafa dalam belajar. ”Omatiq merupakan kegiatan Olimpiade Matematika dan Alquran guna mencari bibit unggul dari anak-anak yatim duafa yang berprestasi,” katanya.
Faqih melanjutkan, kegiatan penyisihan ini diikuti oleh 110 peserta anak yatim duafa. Mereka merupakan perwakilan binaan dari sanggar Yatim Mandiri yang tersebar di kota maupun kabupaten Mojokerto. ”Peserta yang lolos babak penyisihan cabang, nantinya akan diikutsertakan menuju final Omatiq yang dilaksanakan secara nasional pada November nanti,” jelasnya.
Dari babak penyisihan tingkat cabang ini, Faqih memaparkan bakal ada lima anak yatim duafa yang dijaring. Masing-masing dari lomba Olimpiade Matematika dan Alquran. Adapun, lomba ini diikuti jenjang sekolah dasar (SD). ”Dari seleksi ini, harapannya nanti akan lahir generasi yang berprestasi, pandai dalam ilmu pengetahuan. Khususnya bidang matematika dan Alquran,” tuturnya.
Lebih lanjut, Faqih menuturkan, dari hasil lomba ini akan ada tiga peserta terbaik yang akan dikirim ke tingkat nasional. Sekaligus akan diberikan beasiswa pendidikan bagi mereka sebagai pelajar berprestasi. ”Agenda tahunan ini akan mengambil tiga terbaik untuk mewakili daerahnya di ajang nasional nanti. Mereka juga akan diberikan beasiswa sekolah gratis dari Yatim Mandiri Mojokerto,” tandasnya. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah