Kepala SMP Katolik Santo Yusup Kota Mojokerto Paulus Kuntoro mengungkapkan, welcoming party dilaksanakan di hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7). Kegiatan penyambutan peserta didik baru itu berlangsung setelah apel pembukaan MPLS. ”MPLS tahun 2022 ini memang kami buat berbeda dengan meninggalkan kesan formal dan dikemas lebih banyak permainan,” terangnya.
Dijelaskannya, welcoming party dilaksanakan dengan berbagai macam fun games yang dimainkan siswa dan guru. Melalui permainan tersebut, papar Kuntoro, bertujuan menjalin keakraban dan kekompakan antara peserta didik dan tenaga pendidik. ”Dengan welcoming party, harapannya anak-anak merasa diterima dan dihargai di lingkungan baru mereka. Melalui game-game, antarteman juga semakin akrab,” imbuhnya.
Kegiatan berlanjut di hari kedua, Selasa (19/7). SMP Katolik Santo Yusup menggandeng pemateri dari luar sekolah untuk memberi bekal pengetahuan pada peserta didik baru. Antara lain tentang bahaya narkoba yang diisi langsung oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Kota Mojokerto serta gerakan hidup bersih dan sehat dari Puskesmas Gedongan.
Tak hanya itu, peserta didik juga dikenalkan tentang keberagaman budaya nusantara dari pemateri Gubug Wayang Mojokerto. Dalam kesempatan itu, siswa mendapat edukasi tentang keris mulai dari sisi filosofi hingga budaya dari pusaka khas Jawa ini. ”Jadi, siswa mendapat pengetahuan baru dari para pemateri MPLS,” tandas Kuntoro.
Sebagai pemungkas, pada pengujung MPLS juga digelar unjuk bakat lewat pertunjukan pensi. Selain menampilkan siswa berbakat mewakili 10 program eksktrakurikuler (ekskul) sekolah, peserta didik baru juga diberi kesempatan untuk unjuk gigi di atas panggung.
Sebagai motivasi, panggung kreasi untuk menggali potensi peserta didik juga dikompetisikan. Penampilan terbaik mendapat apresiasi berupa hadiah dari SMP Katolik Santo Yusup. ”Jadi, siswa berlomba untuk perform. Ada yang bakat menyanyi, dance, hingga memainkan drama,” tandasnya. (ram/ron)
Editor : Fendy Hermansyah