Symphony of SMANSASOO menjadi satu-satunya wakil dari SMA di Indonesia yang mampu masuk ke babak final dalam ajang tersebut. Saat babak final, Symphony of SMANSASOO beranggotakan 35 siswa. Mereka bersaing dengan perwakilan paduan suara dari berbagai universitas dan SMA yang berusia 18-21 dari berbagai negara yang diundang pada ajang tersebut dan berhasil mendapat medali perak meraih skor 74.00.
’’Ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan sekaligus membahagiakan bagi kita semua. Sebab kami berhasil mendapat prestasi menjadi yang terbaik di tingkat internasional,’’ kata Ketua Symphony of SMANSASOO Emirat Sirenata.
Menurutnya, keberhasilan Symphony of SMANSASOO meraih Juara II Tingkat Internasional ini karena kerja keras semua tim dan juga dukungan semua pihak termasuk kepala sekolah dan guru. Symphony of SMANSASOO merupakan kegiatan ekstrakurikuler yang berlatih setiap sabtu. Selain latihan bersama tim paduan suara juga latihan bersama tim ekstrakurikuler lain seperti seni musik. ’’Berkat kerja sama dan kekompakan tim kita bisa juara internasional,’’ tambahnya.
Senada disampaikan Roikhana Salsabila. Menurutnya, prestasi tersebut sangat membanggakan meskipun harus kerja keras karena adanya wabah Covid 19. Capaian ini seharusnya menjadi motivasi besar untuk bisa memenangkan kompetisi lainnya. Dengan begitu, para anggota dapat terdorong untuk terus mengasah kemampuan. ’’Saya juga ingin mengajak seluruh siswa untuk mencetak prestasi. Bukan hanya untuk mengharumkan nama SMAN 1 Sooko saja, tapi juga menjadi ukiran sejarah bagi diri sendiri, karena juara di ajang internasional,’’ katanya.
Kepala SMAN 1 Sooko Sutoyo menambahkan, prestasi ini sebagai bentuk timbal balik dari kebijakan pihak sekolah yang selalu mendukung, mengasah, dan memfasilitasi setiap bakat yang dimiliki peserta didik. Juga, berkat kerja sama dan doa bapak ibu guru, pegawai, komite sekolah, orang tua siswa SMAN 1 Sooko untuk memberikan yang terbaik pada masa depan siswa-siswinya. Serta tak lupa, dukungan dan motivasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten dan Kota Mojokerto.
Tak hanya peserta didik, para guru SMAN Sooko juga begitu semangat untuk meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti berbagai perlombaan. ’’Kami fasilitasi bagi siswa dan guru yang ingin berprestasi. Motivasi kami pada siswa dan guru dalam mengikuti perlombaan yaitu untuk menguji kemampuan diri. Dan tentu saja untuk mengharumkan nama SMAN Sooko di kancah nasional dan internasional,’’ kata ungkap pria peraih penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kesehatan RI ini. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah