SIDOARJO, Jawa Pos Radar Mojokerto - Dua dari enam korban kecelakaan bus maut di Tol Sumo yang dirawat RS Citra Medika menjalani perawatan intensif di ruangan ICU. Keduanya dinyatakan dalam kondisi berat usai terlibat kecelakaan tunggal bus PO Ardiansyah yang menewaskan 14 penumpang, Senin (16/5) pagi.
Direktur RS Citra Medika dr Wahidah Rachmaniyah mengatakan, awalnya ada 8 korban kecelakaan yang dirawat di RS Citra Medika. Dua di antaranya sudah dikirim ke RSUD dr Mohamad Soewhandi Surabaya. Saat ini, enam korban masih dirawat hingga tadi pagi.
Dua dari enam pasien korban kecelakaan itu dinyatakan kondisinya berat. Sehingga membutuhkan penanganan khusus seperti dimasukkan ke ruang ICU. "Dari enam pasien ini memang ada dua pasien yang membutuhkan penanganan khusus dan satu pasien dijaga secara ketat," ujarnya.
Kondisi kedua pasien ICU itu sejauh ini masih stabil. Meski, keduanya menderita luka cukup banyak. Kondisi psikologis kedua warga Benowo, Pakal, Kota Surabaya itu dapat dikatakan mengalami trauma. "Sehingga, sejauh ini kita bisa katakan tingkat kesadaran mereka sekitar 50-60 persen," ucapnya.
Sementara itu, satu pasien lainnya sudah berhasil mendapatkan tindakan operasi tindakan pagi. Kemudian, dua lainnya masih dalam proses stabilisasi. "Mudah-mudahan kalau semua baik bisa kami lakukan tindakan lebih lanjut hari ini," bebernya.
Masih kata dr Wahidah, untuk pasien lainnya yakni Ade Firmansyah, kernet yang nekad menjadi sopir bus hingga kecelakaan saat ini dalam kondisi baik. Pria 29 tahun itu hanya mengalami luka ringan. "Hanya luka ringan seperti memar dan dijaga ketat juga," ungkapnya.
Disinggung terkait wacana rujukan ke faskes lain, ia menuturkan pihaknya masih berkoordinasi dengan RS Surabaya. Namun, jika kondisi memungkinkan mungkin satu-dua pasien bisa dipindah. "Tapi harus lihat kondisi pasien dulu. Kalau memungkinkan ya bakal kita pindah," pungkasnya. (oce/fen) Editor : Fendy Hermansyah