KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Pemukulan kentongan Wali Kota Ika Puspitasari bersama Forkopimda Kota Mojokerto menandai keberangkatan peserta Lomba Musik Patrol Tradisional di panggung kehormatan depan Kantor Pemkot Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Rabu (27/4) malam. Ajang kreativitas yang dimeriahkan 35 peserta pelajar dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA menyuguhkan harmonisasi alunan alat musik tradisional dengan beragam seni dan budaya.
Ning Ita sapaan akrab wali kota menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Mojokerto dan seluruh pihak mendukung terselenggaranya Lomba Musik Patrol Tradisional. Karena dengan digelarnya ajang kreativitas pelajar di bulan Ramadan ini mampu menjadi perwujudan salah satu misi Kota Mojokerto dalam mewujudkan ketahanan sosial dan budaya. "Elemen musik tradisional mampu menciptakan harmonisasi yang menyatukan masyarakat lokal dan wisatawan untuk menikmati lomba patrol pada malam hari ini," terangnya saat memberikan sambutan.
Menurutnya, patrol merupakan permainan musik yang unik karena memiliki ciri khas dibanding dengan musik populer yang lainnya. Selain menggunakan alat musik tradisional, secara tradisi patrol juga hanya dimainkan untuk membangunkan warga untuk sahur saat bulan suci. "Patrol juga mampu menjadi media berdakwah saat Ramadan. Karena masyarakat menggunakan musik patrol dengan menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan persatuan umat beragama," ulasnnya.
Sehingga, pelaksanaan Lomba Musik Patrol Tradisional ini sangat relevan karena kota dengan tiga kecamatan ini memiliki keberagaman agama. Terlebih, Kota Mojokerto menjadi daerah satu-satunya di Jawa Timur yang mendapatkan penghargaan Harmony Award tahun 2021 dari Kementerian Agama (Kemenag) RI. Karena itu, wali kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini akan menjadikan Lomba Mudik Patrol Tradisional menjadi salah satu event tahunan yang dapat dinikmati masyarakat di bulan Ramadan.
Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas P dan K Kota Mojokerto Amin Wachid menyampaikan, Lomba Musik Patrol Tradisonal diikuti oleh 12 grup atau kelompok siswa dari jenjang SD/MI, 12 grup dari SMP/MTs, dan 11 SMA/SMK/MA. Selain itu, penampilan patrol semakin meriah dengan penampilan peserta kehormatan dari Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Mojokerto, Dewan Kebudayaan Daerah (DKD), serta Karang Taruna Kota Mojokerto. "Saat bulan Ramadan, masyarakat selalu diperdengarkan dengan musik patrol, sehingga tradisi ini yang menjadi inspirasi kami untuk lomba musik patrol tradisional," imbuhnya.
Peserta patrol diberangkatkan lomba patrol dari titik start di depan depan Kantor Pemkot Mojokerto di Jalan Gajah Mada melalui rute Jalan Benteng Pancasila (Benpas) dan finis di halaman Kantor Dinas P dan K Kota Mojokerto.
Amin mengatakan, sebagai apresiasi, Ning Ita mempersembahkan Piala Wali Kota Mojokerto kepada peserta yang mendapatkan juara dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Selain itu, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Rofiq Ripto Himawan juga akan menyerahkan piala kepada juara di jenjang SMA/SMK/MA. Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman dan Kajari Kota Mojokerto Hadiman juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada seluruh peserta peraih juara. (ram/fen) Editor : Fendy Hermansyah