Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Skuad AC Majapahit Dipertahankan

Fendy Hermansyah • Selasa, 7 Desember 2021 | 23:15 WIB
skuad-ac-majapahit-dipertahankan
skuad-ac-majapahit-dipertahankan

MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kendati langkahnya terhenti di babak 32 besar Liga 3 Jatim, skuad AC Majapahit tak lantas dibubarkan. Tim yang diarsiteki Ambitie Dolus Cahyana ini masih dipertahankan sesuai profesionalisme yang diusung antara pemain dengan manajemen sejak awal musim.


Kontrak kerja profesional hingga dua tahun mendatang menjadi pedoman kedua belah pihak berkomitmen membawa klub adopsi Jember United berprestasi lebih baik lagi kedepannya. ’’Tim yang sudah dibentuk saat ini adalah tim terbaik yang sudah disesuaikan dengan kontrak kerja sampai 2022 dan 2023 dan sudah ditandatangani antara pemain dengan manajemen,’’ terang Manajer tim AC Majapahit, Rossi Rahardjo.


Rossi tak mengelak, semangat manajemen dalam mengusung profesionalisme di tim sepak bola memang membawa konsekuensi besar. Khususnya soal gaji sebagai hak pemain yang tetap harus dipenuhi meski AC Majapahit sudah tidak berkompetisi lagi.


Artinya, manajemen mau tidak mau harus mengeluarkan biaya besar meski kesempatan tim dalam merebut juara sudah tertutup. Konsekuensi itu nyatanya disadari manajemen sebagai resiko yang harus ditanggung. Akan tetapi, hak tersebut tidak semata-mata dibayar tanpa ada upaya atau sumbangsih yang dilakukan pemain.


Manajemen tetap menuntut para penggawa AC Majapahit beraktivitas seperti biasa di mes. Bahkan, mulai pekan depan mereka sudah aktif lagi berlatih. Aktivitas ini sebagai jalan untuk memperbaiki tim untuk persiapan menyongsong Liga 3 musim depan dengan capaian prestasi lebih baik lagi.


’’Minggu depan manajemen dan pelatih sudah aktif menggelar evaluasi. Pemain juga tetap latihan seperti biasa meskipun musim 2021 juga belum berakhir,’’ tambahnya. Selain memperbaiki kualitas tim, manajemen juga mulai mengalihkan konsentrasinya pada penyelesaian pembangunan mes dan training ground.


Pembangunan pusat latihan tim AC Majapahit yang berjalan sejak Juli lalu kini sudah mencapai 60 persen. Sehingga dengan pengalihan konsentrasi itu, manajemen bisa mempercepat pembangunan hingga rampung seratus persen sesuai target, yakni sebelum Liga Indonesia musim 2022 diputar. ’’Saat ini kami fokus selesaikan pembangunan mes dan training ground yang ada di lapangan Desa Kenanten, Kecamatan Puri,’’ pungkasnya.


Sebelumnya, langkah Laskar Guntur Geni harus terhenti lewat drama adu penalti di babak 32 besar Liga 3 regional Jatim saat melawan Persekap Kota Pasuruan, Rabu (1/12). Skor akhir 3-4 tak mampu membawa AC Majapahit melenggang ke babak 16 besar kompetisi amatir tersebut. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah