Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Strap Masker Tali hingga Mutiara

Fendy Hermansyah • Minggu, 10 Oktober 2021 | 21:00 WIB
strap-masker-tali-hingga-mutiara
strap-masker-tali-hingga-mutiara

Strap Masker Tali hingga Mutiara


Menjadikan momen sulit menjadi sebuah peluang, begitu yang dilakukan oleh Umi Rosyidah. Pandemi Covid-19, membuat masyarakat harus mengenakan masker di manapun dan kapanpun. Beragam produk aksesoris untuk menunjang penampilan diri dengan maskerpun mulai dicari. Salah satunya adalah strap masker atau tali masker.


Umi, panggilan akrabnya, memulai bisnisnya sejak Agustus tahun lalu. Awal mula dia merintis bisnis ini lantaran sepinya pesanan aksesoris berbahan monte dan mutiara selama pandemi. ”Karena bahannya masih melimpah ruah, bingung mau diapakan. Akhirnya saya inisiatif bahannya dibuat pengait masker. Biar yang berhijab mudah pakai maskernya,” ucap wanita berlatar belakang notaris ini.


Warga Desa Brangkal, Kecamatan Sooko ini mulai memasarkan produk tersebut hanya ke sekitar tetangga maupun teman dekatnya. Namun, semakin lama, tren pemakaian strap masker ini mulai diminati masyarakat baik wanita dan pria. ”Mulai banyak yang pakai, akhirnya saya buat yang berbahan tali juga. Sekarang sudah mulai memasarkan secara online,” ungkapnya. Kini, produk buatannya bahkan sudah dipasarkan ke Surabaya dan Jakarta.


Ibu dua anak ini mengaku dari hasil penjualannya, Umi bisa mengantongi omzet mulai Rp 8 juta hingga Rp 10 juta per bulan. Sedangkan untuk harga strap masker buatannya dibanderol mulai Rp 8 ribu sampai Rp 50 ribu. Tergantung dari jenis bahan yang dipakai. Dia menambahkan, saat ini strap masker paling laris di kalangan pembeli yakni model tali. ”Paling banyak dicari yang tali, karena lebih simpel dan sederhana,” tukas dia. (oce/fen)


 

Editor : Fendy Hermansyah