Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Yusuf Tolak Tawaran Persem

Imron Arlado • Selasa, 19 Januari 2021 | 15:55 WIB
yusuf-tolak-tawaran-persem
yusuf-tolak-tawaran-persem

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto – Harapan Askot PSSI Mojokerto melamar Yusuf Andre kembali menangani Persem Mojokerto dalam mengarungi kompetisi Liga 3 musim depan, dipastikan pupus. Tawaran itu resmi ditolak pengusaha asal Malang tersebut.


Penolakan itu menyusul Yusuf Andre menginginkan tantangan yang lebih tinggi dalam mengelola PS Mojokerto Putra (PSMP) ke depan.


Penolakan tersebut disampaikan Yusuf Andre saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto, kemarin. Sejak berakhirnya musim 2018, ikatannya sebagai manajer Persem otomatis selesai.


Ia menyatakan diri keluar dari manajemen setelah tanggung jawab pengelolaan ia tuntaskan. ’’Saya sudah keluar dan tidak ada tanggungan lagi di Persem. Sampai saat ini juga saya tidak punya keinginan kembali lagi,’’ tandasnya.


Namun, Yusuf mengakui, tawaran untuk kembali mengelola Persem masih gencar ia terima. Khususnya dari para pengurus Askot PSSI Mojokerto yang masih berupaya agar dirinya menerima pinangan tersebut.


Akan tetapi, dalih tanggung jawab yang sama sudah pernah ia dirasakan menjadi alasan kuat dirinya enggan menukangi Skuad Badai Biru. Yusuf justru menyarankan agar Askot PSSI mencari sosok lain yang punya concern besar. Khususnya dalam mengembangkan sepak bola Kota Mojokerto lebih profesional lagi.


Yusuf menilai, masih banyak sosok yang benar-benar mampu dan sanggup dalam mengelola tim kebanggaan warga kota Mojokerto itu. Asalkan, tim yang bermarkas di Gelora A. Yani Kota Mojokerto ini ditata secara profesional baik secara legalitas maupun sistem manajerialnya.


’’Sebagai sosok yang pernah menjadi Persemania, saya hanya support secara moral saja. Urusan manajerial, biar tim internal Askot PSSI saja yang mengupayakan,’’ tegasnya.


Untuk sementara waktu, Yusuf justru disibukkan dengan mengurusi tim tetangga, PSMP. Meski belum resmi bergabung, namun pihaknya optimis keinginannya memiliki dan mengelola tim di strata dua kompetisi Liga 2 itu bisa terealisasi.


Saat ini, Yusuf juga tengah mengupayakan banding ke PSSI agar PSMP terbebas dari sanksi larangan bermain. Termasuk keinginan bertahan di Liga 2. Sehingga, saat musim 2021 bergulir, The Lasmojo bisa comeback dengan suasana dan komposisi tim yang baru. ’’Kemarin ikut komunikasi dengan beberapa orang PSSI untuk banding sanksi PSMP,’’ pungkasnya.


Seperti diketahui, Askot PSSI juga tengah mencari investor yang siap mengelola sekaligus mendanai Laskar Damarwulan setelah legalitasnya rampung. Termasuk menawari kembali Yusuf Andre, sebagai investor yang tengah mengincar Persem. Proses lobi-lobi terus digencarkan Askot PSSI agar pengusaha properti asal Malang ini tertarik kembali menukangi Persem. 

Editor : Imron Arlado
#manajer persem