Bagi para penggemar motor sport era akhir tahun 1990-an, nama Honda NSR 150 pasti tidak asing lagi. Bahkan motor sport keluaran pabrikan berlogo sayap kepak ini pernah diklaim sebagai salah satu motor sport fairing terbaik di era mesin 2 tak. Namun, di antara keluarga NSR series yang pernah dipasarkan Honda di Indonesia, mulai NSR-150R, NSR-150RR, NSR-150New RR sampai NSR-150SP, tipe NSR-150SP merupakan varian tertingginya.
MOTOR canggih di eranya tersebut sudah dibekali beragam peranti yang cukup mencengangkan kala itu. Di antaranya adalah single arm alias lengan ayun tunggal dan pembenahan crankshaft untuk meredam getaran mesin.
Karena spesifikasinya tersebut, NSR 150 SP banyak diburu para kolektor. Saat ini, NSR 150 SP sudah termasuk sangat langka di pasaran. Harganya pun juga sudah luar biasa tinggi. Tak heran, banyak kolektor NSR-150 series yang memilih meng-upgrade tampilan serta mesin layaknya NSR-150SP.
Salah satunya adalah Arianto. Kolektor NSR 150 series asal Mojokerto ini memilih memodifikasi NSR-150R lansiran 1997 miliknya agar setara dengan NSR-150SP. ’’Honda NSR-150SP adalah legenda motor sport fairing di era mesin 2 tak,’’ kata pria yang biasa dipanggil Arik tersebut.
Untuk pengerjaan upgrade ini, Arik menyerahkan kepada beberapa bengkel kepercayaanya. Seperti bengkel stiker khusus untuk menggarap livery khas NSR-150 SP, bengkel cat spesialis serta bengkel mesin untuk menangani pencangkokan komponen mesin agar setara dengan NSR-150SP.
Kendati begitu, Arik menyadari tentu bukan hal mudah mewujudkan keinginannya. Apalagi ia menginginkan semua part yang dicangkokkan adalah orisinal alias bawaan aslinya. Mulai part untuk bodi sampai part mesin.
Komponen original NSR tak mudah didapatkan di Tanah Air. Pasalnya motor sport ini merupakan motor yang dijual secara CBU alias impor utuh. ’’Motor ini memang diproduksi di Thailand dan Jepang,’’ ujar Arik.
Dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi tersebut, butuh waktu yang lumayan lama untuk menyelesaikan proyek restorasinya. Nyaris memakan waktu sampai 15 bulan. Waktu yang sebenarnya terbilang lumayan lama untuk suatu pengerjaan restorasi dan modifikasi.
Namun, upayanya tak sia-sia. Setelah cukup lama menunggu serta menghabiskan anggaran hingga sebesar Rp 68 juta, impian Arik menjadi kenyataan. Tungganganya kini setara dengan NSR-150SP. Dari tampilan hingga power mesinnya. ’’Power maksimal bisa tembus sampai 39,5 PS pada 10.500 RPM. Mungkin setara dengan power Ninja 250 FI,’’ tandas Arik. (nto)
Editor : Imron Arlado